ALANA AIBILA

ALANA AIBILA

  • WpView
    Reads 18,593
  • WpVote
    Votes 2,095
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 9, 2022
Janda muda jandanya para remaja🎶 Yang selalu merasa menggodahhh🎶 Tak pernah mau mengalahhh🎶 Janda muda janda yang berapi-api🎶 ••• Cerita ini mengisahkan tentang gadis tengil dengan tingkah nyeleneh yang selalu bersenandung ria dengan mengganti setiap lirik lagu yang ia nyanyikan harus menerima kenyataan jika dirinya telah berbadan dua karena ulah mantan kekasihnya. Lika-liku kehidupan, luka,hinaan,kekerasan selalu menjadi temannya. Sedikit demi sedikit kenyataan pahit selalu berdatangan padanya. Orang yang dia anggap teman ternyata dalang dari semua ini. " Gue hamil Ros " " Gugurin kandungan Lo " Bagaimana jika orang yang dia tuduh bukanlah pelakunya, melainkan orang terdekat nya? ______________________________________________ -Warning ⚠ Follow sebelum membaca, Vote sebelum membaca ⚠ ⚠Ini hasil murni dari otak ku yang kecil, di larang plagiat⚠ ⚠Dan saling menghargai entah itu pembaca dan penulis⚠ ⚠ mengandung kata-kata kasar dan unsur ke gaje-an⚠
All Rights Reserved
#90
kasar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Gone(✔)🔚
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • 180° [END]
  • Marsella (1)
  • balikan nggak nih! {END}
  • Tightrope [Completed]
  • VIA-AMARA
  • SENJA : Aku Untuk Kamu
  • ALEA

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines