Story cover for SHEVCHENKO by JeonJegha
SHEVCHENKO
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jan 05, 2022
Andreas de Shevchenko
Jaman sekarang ada ya cewek yang bodoamat an banget sama yang namanya 'cinta' ? Yang kalo ada cowok ngajak pacaran 'oke', gak ada juga gapapa. Yang beneran percaya kalo jodoh pasti ketemu. Yang sejauh apapun pasti akan mendekat dan berapa kali pun ditolak pasti akan tetap bertahan. Terus kalo gitu apa artinya 'berjuang'? 


Eliosha Nayzella
Dari awal aku udah kasih peringatan buat kamu, jangan kaget deket sama cewek modelan kaya aku. Seharusnya peringatan itu cukup buat kamu bisa mikir, aku orangnya kaya apa kedepannya.
All Rights Reserved
Sign up to add SHEVCHENKO to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Gemuruh Ombak Mengikis Hati cover
Stay? [COMPLETED] cover
DEE [Manusia Setengah Buah-Buahan] cover
Fuck Boy cover
BE A RAINBOW cover
Ideal Boyfriend [TAMAT] cover
180° [END] cover
Should I Be Alone? [PANWINK✔] cover
The Most Love cover
my boyfriend or my baby boy { E N D } cover

Gemuruh Ombak Mengikis Hati

15 parts Complete

Author's POV Panggil saja dia dengan sebutan Intan. Orang yang jauh dari keramaian dan tak pernah merasakan apa itu kebersamaan dengan pacar. Awalnya sih dia punya niat buat pacaran. Salah satunya dia mulai berani berteman dengan seorang pria sejak kelas 2 SMP. Banyak teman yang selalu berkonsultasi dengannya soal percintaan. Bukan berarti tak pernah pacaran buat dia jadi tak dewasa. Bahkan dia lebih dewasa dari mereka yang sering gonta-ganti pacar. Tapi suatu ketika, hatinya dilanda gunda gulana. Merana tanpa sebab yang tak jelas pangkalnya dan tak tau ujungnya sampai mana. Adakah yang menasehatinya saat dia merana ? Apakah teman-temannya yang sering berkonsultasi dengannya mengingat jasa-jasanya ? Apakah dia mendapatkan pencerahan dari teman-temannya ? Atau dia bisa berpikir sendiri tentang masa depannya tanpa membebani orang lain ?