I CHOOSE YOU END

I CHOOSE YOU END

  • WpView
    Reads 108,341
  • WpVote
    Votes 9,798
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 12, 2025
WpInfo
Fanfic
TharnType: The Series
Semua orang masih kaget dengan ucapan Mew, yang di jodohkan dengannya ada lah sulung dari keluarga kanawut bukan si bungsu. "Aku hanya akan menikah dengan Gulf, aku tidak akan menikah dengan anak keluarga kanawut kecuali dengan Gulf" Mew menatap Gulf. Gulf hanya tercengang, apa-apan calon kakak ipar nya ini. Mew mendekat ke arah Gulf dan berbisik padanya. "Aku akan mengajarimu balas dendam yang indah, Ayo keluar dari neraka ini" bisik Mew. Gulf hanya terpaku, apakah Mew tau apa yang di alaminya? Ah ya barusan Mew mencegah ayahnya membunuhnya. Mew memeluk Gulf kemudian berbisik kembali. "Balas ciuman ku dan kau akan melihat surga" bisik Mew lagi kemudian mencium Gulf, Gulf terdiam dan entah setan dari mana dia akhirnya membalas ciuman itu, dia melihat dari sudut matanya bagaimana Natharin menghentakkan kakinya kesal. Dia juga melihat sang ibu yang menggeram marah dan sang ayah yang terpaku, dia bahagia melihat pemandangan ini. Pergumulan lidah itu terus berlanjut, tidak ada diantara mereka berdua yang ingin menghentikannya, sampai akhirnya mereka melepasnya karena kehabisan napas. Tidak ada yang berani membuka suara setelah melihat ciuman panas itu, sampai akhirnya Mew membuka suara. "Bagaimana ayah?" Tanya Mew pada ayahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Significant Other | MewGulf Story
  • Second Chance
  • Nathan Kana Liny Axel Alex
  • Rich Man - MewGulf ✓
  • Tell Me to Love You✔
  • Deja Vu
  • HOLE(Hate tO LovE) ✔
  • You're a sunflower
  • MARRIAGE SUCKS [BxB] END ✅
  • 18

"CIUM! CIUM! CIUM!" Mew memelototi Gulf yang kini berdiri tepat di hadapannya, mengancamnya agar tak maju satu langkah pun. "CIUM! CIUM! CIUM!" Teriakan orang-orang semakin keras. "Gulf! Jangan mendekat! Awas saja kau!" ancam Mew masih dengan tatapan tajamnya. Gulf tersenyum getir ke arah orang-orang di bar itu yang tidak lain tidak bukan adalah teman satu kantornya. "Kau pikir aku mau menciummu? Ini semua karena kau yang tak mengerti cara bermainnya sehingga kita jadi kalah, dasar payah!" timpal Gulf kesal. "Kau juga tadi ketahuan kan! Dasar payah!" lawan Mew tak kalah kesal. "AYO CIUM! JANGAN CURANG! INI HANYA PERMAINAN!" teriak Run. "Kau dengar, ini hanya permainan. Ayolah, Mew! Aku tak suka terus-menerus jadi tontonan seperti ini," ujar Gulf seraya mendelik malas. Mew menatap Gulf ragu. "Gulf kita pasti akan jadi ejekan satu kantor, aku tak suka jadi bahan pembicaraan orang!" kata Mew bersikukuh menolak. "Ck! Biar saja! Ini hanya permainan! PER-MA-IN-AN!" Cup! Bibir kedua insan itu bersentuhan untuk beberapa detik. "AAWWWWW!!" Teriakan semua orang dalam bar seketika memenuhi ruangan mengalahkan suara dentuman musik yang keras. Mew menatap Gulf sinis seraya mengelap bibirnya. Gulf mengedikkan bahu tak peduli. . . NO KISS BETWEEN FRIENDS. Saat kau mencium temanmu, detik itu pula kalian bukan teman lagi. . . Cerita perjalanan Mew dan Gulf yang saling menemukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines