Faiz dengan pilihannya

Faiz dengan pilihannya

  • WpView
    GELESEN 126
  • WpVote
    Stimmen 146
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Feb. 1, 2022
falisha gadis cantik berusia 19 tahun yang merantau diyogyakarta untuk berkuliah disana, awal memang kehidupannya biasa saja tetapi tiba tiba berubah saat dirinya dipertemukan dengan dosen baru dikampus tempat dia belajar. memperjuangkan atau mengikhlaskan itulah pilihan dirinya saat dihadapkan dengan kenyataan "Maaf pk jika orang tua atau salah satu dari keluarga bapak yang tidak menyukai saya, saya bisa apa? lebih baik saya mengikhlaskannya dari sekarang" "Insyaallah atas izinnya saya akan berusaha meyakinkan keluarga saya jika kamu memang tulang rusuk yang akan menemani saya nantinya"
Alle Rechte vorbehalten
#208
kesabaran
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Gus Arsya
  • zaya dan abrisyam [TERBIT]
  • Mencari Kebenaran Cinta
  • Berjodoh Dengan Ustadz Tampan
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • [SHRS1] HALWA | V2 | SELESAI✓
  • TAKDIR dan DO'A
  • Syakila
  • Rasa Dalam Sujudku
Gus Arsya

[Follow dulu kak] 🚫 WARNING 🚫 CERITA INI MENGANDUNG KEBUCINAN JADI HATI HATI Arsya zayyan Al-Azhar, seorang gus pemilik pesantren Al-Azhar yang berada dijawa timur, pesantren itu sangat terkenal dijawa timur banyak sekali anak dari luar Jawa masuk kepesantren itu. Safira Ayyara Mahendra seorang gadis lulusan sarjana itu yang sangat manja sekali terhadap kedua orangtuanya, tapi di balik sifat nya yang manja ia memiliki trauma yang sangat sulit dilupakan nya. "mengagumimu memang sudah candu tapi lauhul mahfudz ku blm tentu dirimu" " tak saling menyapa namun saling menjaga lewat doa " "Allah selalu tidak mengizinkan kita bertemu tapi sekali bertemu mata kita akan terus ingin bertemu" "ingat ya, sejauh apapun jarak memisahkan, namun tiada kata jarak jauh bagi doa yang saling bertautan"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien