Angel with a Shotgun

Angel with a Shotgun

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 4, 2023
Ryu tidak tahu kalau hari itu akan menjadi malam pertemuan pertama nya lagi dengan sang mantan kekasih. Jadi ketika Ryu sadar bahwa ini waktu yang tepat untuk membalaskan dendam, dia tidak akan menunggu lama lagi untuk manarik pelatuk nya. "Aku mulai bertanya-tanya kemana arah nya pergi. Dimana jalan yang biasa ku gunakan. Aku terus berlari dan berlari, pergi membawa ragaku sedangkan jiwa dan hatiku sepenuhnya masih dalam rengkuhanmu".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CUDDLE
  • WISH (Completed)
  • A Person Like Me [gyuwoo]✔
  • Intoxicating Disaster
  • Well, You Said It Was Over [Jeon Wonwoo]
  • Our Love Story ✓ [Kim Taehyung]
  • Menepi
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines