Terbiasa Terluka

Terbiasa Terluka

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 6, 2022
Venica adalah seorang perempuan yang tidak memiliki orang tua, dia waktu kecil dibuang oleh keluarganya dan dia akhirnya tinggal dipanti asuhan sampe ia dewasa. Terluka, ia sudah biasa merasakannya. Namun ia tidak tahu bagaimana cara menyembuhkannya.
All Rights Reserved
#15
bacaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Breathe
  • DIA MATAHARI 2: I'M THE WINNER
  • All Secrets [End]
  • CROWN RULES
  • Setitik Luka Untuk Aya [TELAH TERBIT]
  • EVIDEN (Republish)
  • Who is she? [TAMAT]
  • Just Friend ✅

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines