2 Arah
  • WpView
    Reads 684
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 23, 2022
"Tidak perlu ikut campur, serahkan kertas itu padaku. Aku akan menjamin nyawamu." *** Sana terus dihantui mimpi buruk tentang kematian orang-orang yang bahkan tidak pernah ia kenal. Sana tidak menyangka semua yang ia lihat di mimpi benar-benar menjadi kenyataan. Sana yang mencoba menghentikan realisasi mimpinya agar tidak ada lagi korban jiwa, malah terseret ke dalam masalah yang rumit. Dirinya harus berhadapan dengan tantangan antara benar dan salah. Bahkan nyawa akan melayang jika dirinya salah dalam melangkah, lantas apa yang harus ia perbuat?
All Rights Reserved
#8
generationsfromexiletribe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CATATAN HARIANKU
  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • Rencana Allah lebih baik daripada rencanamu by: lianah putri dewi
  • • KECEWA ~
  • sraddah (on going)
  • Marvarsha! Bertukar Jiwa
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • The Dark Side(END)
  • My Mom Doesn't Need Daddy

Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines