ALDERAIN  || Di Lampu Merah

ALDERAIN || Di Lampu Merah

  • WpView
    LECTURAS 77
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadConcluida jue, feb 22, 2024
"Sepertinya, selain berkendara dengan kecepatan tinggi untuk menghilangkan strees dan frustasi ada satu alternatif lagi. Dia. Dengan menatapnya saja gue akan kembali lega. Gadis bermotor matic dengan tatapan tajam, pandangan lurus, punya aura dingin dan tak berekspresi di lampu merah saat itu mampu membuatku melupakan banyak persoalan hanya dengan menatapnya dan kemudian tersenyum dengan kelegaan. SEMOGA BERTEMU LAGI☻__Rain;/ Mulai ditulis: 16 November 2021 Happy Reading ☕
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ex or New? [REVISI]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Hai Darel!
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  •  ARGALA
  • Tissa untuk Aris [On Going]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido