ALDERAIN  || Di Lampu Merah

ALDERAIN || Di Lampu Merah

  • WpView
    LETTURE 77
  • WpVote
    Voti 24
  • WpPart
    Parti 12
WpMetadataReadCompleta gio, feb 22, 2024
"Sepertinya, selain berkendara dengan kecepatan tinggi untuk menghilangkan strees dan frustasi ada satu alternatif lagi. Dia. Dengan menatapnya saja gue akan kembali lega. Gadis bermotor matic dengan tatapan tajam, pandangan lurus, punya aura dingin dan tak berekspresi di lampu merah saat itu mampu membuatku melupakan banyak persoalan hanya dengan menatapnya dan kemudian tersenyum dengan kelegaan. SEMOGA BERTEMU LAGI☻__Rain;/ Mulai ditulis: 16 November 2021 Happy Reading ☕
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • SERENDIPITY (Vikuy story)
  • Tawanan Fabio's (TAMAT)
  • Tissa untuk Aris [On Going]
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • The Dark [COMPLETE]
  • ZERGAN

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti