Story cover for TEMU by g00ddesya
TEMU
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jan 07, 2022
Lingkup adalah hal paling besar yang ada di dunia. Khususnya kehidupan. Seperti layaknya tiap elemen dalam lingkup kehidupan punya banyak perannya masing - masing. Hal ini dijiwai seorang gadis yang percaya akan satu hal,  cerita hidup tuhan. Dia tak bisa memilih hal yang harus ada di lingkupnya(kehidupan) maupun hal yang ingin dia hilangkan. Sesungguhnya kita semua hidup berdampingan dengan elemen - elemen di dunia ini seperti hal nya manusia. Apalagi berlawan jenis yang tak melulu soal 'CINTA'. Setiap pertemuan dengan manusia lain adalah perjalanan baru kamu akan di mulai.
All Rights Reserved
Sign up to add TEMU to your library and receive updates
or
#335plottwist
Content Guidelines
You may also like
Journey Of Diara -  Beautiful Patience Is Struggle For Jannah -  by NikelGold
20 parts Complete
Diara, seorang gadis imut yang penuh talenta. Supel dan sangat humoris. Berperawakan 155cm, alis natural tanpa lukisan sudah menunjukkan bahwa dia begitu memikat. Mata yang coklat semburat hitam dengan kelopak mata yang belok. Diara bukanlah gadis yang manja, dia penuh kejutan dan tipe setia. Tapi, dia bukanlah tipe orang yang mudah melupakan suatu hal. Tak terkecuali kenangan pahit. Bukannya pendendam, tapi dia amat perasa. Hatinya rapuh, sudah sejak lama. Sejak dia masih belia. Kenangan buruk 15 tahun yang lalu membekas. Membawa trauma hingga kini. Diara, menutupi kerapuhan hatinya dengan selalu bersikap ceria. Butuh waktu dan perjuangan amat lama untuk menyembuhan trauma hingga dia bisa tegar menghadapi kehidupan. Kehidupan yang amat pahit. Hingga kini, kehidupan palsunya terbungkus rapat. Tiada yang tahu. Bahkan keluarga dekatnya sekakipun. Hingga suatu sore, bayangan kelam itu tiba-tiba muncul sangat nyata. Bukan berupa mimpi buruk lagi yang selalu dia alami tiap malam. Keringat bercucuran, tangan dan tubuhnya gemetar. Bola matanya terpatri dalam hingga berkedippun terasa berat. Semua anggota tubuhnya kaku. Namun tiada tenaga. Tidak ada kekuatan yang biasa ia banggakan. Aaahhh.... Sore itu dunia terasa sangat gelap, sesak dan sungguh berkabut. Air matanya tidak bisa dibendung lagi. Meleleh begitu saja tanpa permisi. Semakin lama mata Diara memandang laki-laki itu, semakin bergetar hebat tubuhnya... Tidak bisa bergerak. Mematung melihat sesosok lelaki itu berjalan lurus menghampirinya. Semakin dekat, semakin terlihat jelas senyum bajingan itu. "shit...! Kenapa badan ini mematung? Kenapa tidak ada tenaga? Kenapa bajingan itu tersenyum manis padaku? Apa dia lupa kelakuannya? Aaahhh... Iyaa, pantas saja dia seringan itu hidupnya. Karena dia memang BAJINGAN". Ruruk Diara dalam diam. Dingin, tetiba sekujur tubuhku menjadi dingin. Pandangan menjadi kabur. Kenapa senja sore berjalan begitu cepat. Aahh... Kenapa sudah gelap??? Apa sudah malam? Diara!!
You may also like
Slide 1 of 9
Cinta Gus Dibalik Langit Pesantren  cover
SERU (TELAH TERBIT) cover
Love on The Street cover
DIBALIK DINGINMU, ADA AKU. cover
Berandal Senior [A&A]✓ cover
Hujan dalam Pandanganku cover
Let Me Smile : Cerai dan Bahagia (END) ✓ cover
Rangga Ini Anya✓ cover
Journey Of Diara -  Beautiful Patience Is Struggle For Jannah -  cover

Cinta Gus Dibalik Langit Pesantren

10 parts Complete

Di pesantren yang dipenuhi dengan tradisi dan kedamaian, Nadira Alesha Pamungkas, gadis ceria dan sedikit bar-bar, selalu menjadi pusat perhatian dengan kelucuan dan tingkah lakunya yang unik. Namun, ada satu sosok yang selalu tampak berbeda-Gus Hannan Khairullah El Zein, seorang gus muda yang dingin, serius, dan selalu menjaga jarak. Nadira merasa tertantang untuk membuat Gus Hannan tersenyum, dan entah kenapa, setiap kali ia mencoba melucu atau melakukan sesuatu yang konyol, ia justru merasa semakin tertarik pada sosok misterius tersebut. Seiring berjalannya waktu, kedekatan mereka pun mulai terbentuk, meski banyak konflik dan perbedaan yang menguji hubungan mereka. Nadira bertekad untuk membuat Gus Hannan tertawa, namun semakin ia mengenalnya, semakin banyak rahasia yang terungkap-tentang masa lalu Gus yang kelam dan sikap dinginnya yang selama ini dipertahankan. Akankah usaha Nadira berhasil? Apakah tawa yang ia cari akan membuka jalan bagi perasaan yang lebih dalam, atau malah membawa mereka pada kenyataan yang tak terduga?