Story cover for BIG IDOL by ___ryyy12
BIG IDOL
  • WpView
    Reads 51,062
  • WpVote
    Votes 6,003
  • WpPart
    Parts 47
  • WpView
    Reads 51,062
  • WpVote
    Votes 6,003
  • WpPart
    Parts 47
Ongoing, First published Jan 07, 2022
Mature
"Ji, berjanjilah padaku bahwa sesulit apapun situasi yang akan kita hadapi kedepannya, kau tidak akan melepaskan tanganku"

Jieun mengangguk pelan dengan senyum membingkai wajah cantiknya.

"Aku tidak akan melepaskannya. Aku akan terus disisimu apapun yang terjadi"

Keduanya mempercayai takdir bahwa sesulit apapun situasi yang akan mereka hadapi, serumit apapun masalah yang akan membawa hubungan mereka ke jurang pemisah, kekuatan cinta mereka akan selalu menjadi pemenangnya.

_________________________________________

On Going : ©riiyaria
All Rights Reserved
Sign up to add BIG IDOL to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 17
BUTTERFLY (Metamorphosis Of The Soul) - [✓] cover
Until You Notice - Jaeyi Seulgi [ END ] cover
Jewel Or Diamond cover
Another Love (Completed) cover
LOST cover
Between Love and Obsession! cover
That One Person cover
LOVE ME PLEASE!  cover
SUDDENLY married {END} cover
 She is Back [Completed] cover
Angkasa (Setulus Cinta Angkasa) cover
Echoes of the past [END] cover
Pet of Love cover
Abandoned cover
I AM YOU || Han Jisung ✔ cover
The Number One Girl In My Eyes [END] cover
30 days cover

BUTTERFLY (Metamorphosis Of The Soul) - [✓]

42 parts Complete

Woo Seulgi selalu percaya bahwa dunia ini terlalu dingin untuknya. Terjebak dalam realitas yang pahit, dia belajar untuk menjaga jarak, menutup diri, dan tidak membiarkan siapa pun masuk ke dalam dunianya yang kelam. Namun, semua itu mulai berubah saat Yoo Jaeyi datang-seperti angin musim semi yang perlahan melelehkan lapisan es di hatinya. Jaeyi tidak pernah takut mendekati Seulgi. Dengan kesabaran dan kehangatannya, dia perlahan merayap masuk ke dalam kehidupan Seulgi, membawa warna baru yang tak pernah Seulgi bayangkan sebelumnya. Tapi ketika perasaan mulai tumbuh, ketakutan juga ikut menyertai-takut terluka, takut kehilangan, takut berharap terlalu banyak. Di tengah konflik keluarga, ketakutan akan masa depan, dan kehadiran seseorang yang mengaburkan batas antara persahabatan dan cinta, Seulgi harus memilih-apakah dia akan terus bersembunyi di dalam kepompongnya, atau berani terbang dengan sayap yang baru tumbuh. Karena tidak ada yang tahu ke mana angin akan membawa kupu-kupu yang baru belajar terbang.