Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas

  • WpView
    Reads 1,035
  • WpVote
    Votes 164
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 30, 2023
"Takdir aku dan kamu adalah sebuah pertemuan. Sebab kamu dapat mengajarkan aku arti sebuah keluarga sesungguhnya, mungkin sampai jenjang pendidikan tertinggi pun aku tidak akan menemukan ilmu itu." ~Damian Pratama Aditomo "Kamu bukan sebuah alasan untuk aku mendapatkan kecukupan materi, tetapi kamu sebuah alasan untuk aku bisa menjadi diri sendiri." ~Lembayung Senja ____________________________________________________ Hal itu membuat Senja menggerutu kesal dan ia mengalihkan tatapannya ke arah lain. "Terserah bapak mau anggap saya apa, tapi saya ingatkan bapak itu sudah keterlaluan kepada saya. Bapak dengan mudahnya menawarkan sebuah pernikahan kepada saya. Apalagi dengan pernikahan kontrak seperti itu, saya sebagai perempuan nggak bisa menerima hal itu." Damian kembali tersenyum. "Iya, nggak usah marah gitu. Saya cuma bercanda, nggak mungkin juga saya menawarkan pernikahan kepada orang yang baru saja saya temui." Senja mengangguk paham dan ia memilih diam saja. "Sebatas formalitas aja nggak masalah juga rasanya, jelas-jelas saling menguntungkan, bukan?" Kembali Damian mengatakan hal itu dan membuat Senja menatapnya dengan bingung. "Jadi bapak masih membicarakan hal itu?"
All Rights Reserved
#77
pernikahankontrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • JODOH salah ngomong
  • Where's Home
  • i hate you bossy!
  • Sudut pandang (felisha)
  • Rindu
  • Cerita di Balik Senja
  • Side Effect: The Dilemma (END)

Adira Carissa, perempuan kuat menghadapi masalah yang terus terjadi pada kehidupannya. Adira adalah seorang mahasiswa, hidupnya serba mewah. Tetapi, saat perusahaan papahnya bangkrut karena ada salah satu karyawannya korupsi membuat perusahaan orang tuanya pun hancur. Apa lagi, kondisi papahnya yang sudah semakin buruk. Papahnya hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit saja, Mamahnya lah yang selalu menemani papahnya itu. Entah, sampai kapan masalahnya ini selesai. Adira ingin seperti dulu lagi, selalu di manja oleh kedua orang tuanya. Setiap hari main bersama teman-temannya, tak kenal waktu untuk bersenang-senang sampai larut malam. "Apa alasan bapak menuruti keinginan istri bapak itu untuk menikah lagi?" tegur Adira ingin tahu apa alasan dosennya itu menuruti keinginan istrinya untuk menikah lagi, yang dirinya tahu tidak ada satu pun seorang istri yang mau di madu oleh suaminya sendiri. "Karena saya sangat mencintai istri saya, saya nggak mau kehilangan dia." Arya hanya tak mau kehilangan perempuan yang dicintainya, dirinya akan melakukan cara apa pun untuk istrinya. "Ternyata Pak Arya memang sangat mencintai istrinya sendiri," batin Adira tak menyangka kalau dosennya memang benar-benar cinta dengan istrinya. "Bagaimana dengan kamu? Mau menikah dengan saya atau tidak? Kamu tidak kasihan dengan papah kamu itu?" tegur Arya ingin tahu apakah gadis itu menerima tawaran dirinya ataukah tidak, dirinya tahu kalau gadis itu pasti akan menerima tawaran dirinya ini. "Ok, saya mau. Saya melakukan ini untuk orang tua saya," sahur Adira hanya pasrah bahwa dirinya menerima tawaran dosennya itu, dirinya terpaksa melakukan ini semua hanya untuk papahnya saja. "Iya tahu, kita melakukan ini semua untuk kebahagiaan orang yang kita sayangin. Sekarang sudah waktunya pulang, saya mau ajak kamu ke rumah istri saya." Arya ingin mengajak gadis itu untuk pulang ke rumah istrinya, agar dirinya bisa memperkenalkan gadis itu dengan istrinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines