Story cover for Titik Luka   by NurAnggita7
Titik Luka
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 07, 2022
𝓐𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓪𝓴𝓾 𝓴𝓪𝓶𝓾 𝓭𝓪𝓷 𝓭𝓲𝓪
                         

                            °°
"Daniel bisa tolong aku sebentar?" 

 "Maaf nat, tapi Jovi lagi dipukuli ayah nya lagi. Gw harus bantu dia" 

"Ya udah gak papa" 

                             °° 
"Niel tolongin gw hiks...hiks ayah mukulin gw lagi" 

"Natta sakit jov, gw kesana agak nanti ga papa kan?" 

"Gw sendirian"

                              °°   
"Jovi kamu tinggal sama Natta aja ya? Biar kamu nggak di sakiti lagi" 

"Gw nggak ngerepotin?"

"Nggak kok, kamu kan sahabat aku"

                              °°
"Daniel Lo gak kenapa kenapa kan? Gw kesana ya" 

"Iya Nat, gw juga butuh Lo" 

"Gw Jovi el, bukan Natta. Natta udah pergi" 
                               °°
All Rights Reserved
Sign up to add Titik Luka to your library and receive updates
or
#960segitiga
Content Guidelines
You may also like
I AM YOU [NEW VERSION] by Onyour_ly1
20 parts Complete
"ALVANO DANENDRA!" Ucap Reza Bugh Bugh Bugh Reza memukuli Vano "Lo itu laki-laki gak seharusnya Lo kasar sama cwe !" Ucap Reza "Reza kamu apa-apaan sih?! Van kamu gak papa?" Tanya Aira ia membantu vano bangun "Gue gak papa kok Lo tenang aja" ucap vano pada Aira "Tapi muka Lo memar Van" ucap Aira khawatir "Muka Lo juga memar Ra itu juga disudut bibir Lo luka" ucap Vano Reza yang mendengar itu lantas menangkup kedua pipi Aira dengan tangannya dan benar saja wajah Aira memar dan ada luka disudut bibirnya "Kamu kenapa Ra kok bisa kek gini?" Tanya Reza dengan raut khawatir "Ditampar sama cewe yang Lo bela tadi" jawab vano "Bener Ra?" Tanya Reza "Kamu gak percaya? Kalau itu yang kamu mau yaudah anggap aja iya bukan mereka yang nampar aku" ucap Aira dia melepaskan tangan Reza dari wajahnya "Chika, Bunga kenapa kalian nampar Aira?"tanya Reza "Aira yang mulai za,dia bilang gue cewe gak tau diri dan dia bilang kalau Chika itu cewe murahan" jawab bunga "Bener gitu Ra" tanya Reza pada Aira "Gak semuanya benar" jawab Aira singkat "Kamu kenapa sih Ra? bunga sama Chika gak serendahan itu!" Tegas reza "Bangsattt!" Umpat vano dia sudah maju untuk memukul Reza tapi Aira menahannya "Iya za mereka emang gak serendahan itu tapi mereka bener-bener lebih rendah dari jalang sekalipun" ucap Aira Plak Satu tamparan dari Reza mampu membuat Aira kembali kesakitan "Jaga ucapan kamu Ra! Kamu perempuan harusnya kamu tau tata Krama dalam berbicara" ucap Reza Vano benar-benar ingin memukul Reza tapi lagi-lagi di halangi Aira "Kamu berani bentak dan nampar aku demi mereka za? Aku rasa aku udah tau keputusan yang terbaik buat kita. Sekarang jangan pernah ganggu gue lagi diantara Lo sama gue kita gak ada hubungan apapun lagi! " Tegas Aira sebelum dia kehilangan kesadarannya pindah lapak yah, di akun aku yang dulu udah gak bisa karna lupa kata sandinya, jadi aku bakal up di sini dengan judul yang sama tapi versi baru,semoga suka
RAKAALENA by Samirah143
7 parts Complete
kisah pemuda yang di jodohkan oleh orang tua karena persahabatan orang tuanya dari kecil,,dan anaknya lah sebagai perjanjian mereka........ gimana tidak kaget ketika mereka dimintai untuk menikah secepat mungkin, sedangkan mereka masih kuliah. "Beliin gue pembalut dong, pembalut gue habis"! Seru Lena "Ogah males, beli sendiri sana" "Ih, ini anak satu di suruh malah nyuruh balik" "Kenapa ngga suka" "Nggak" "Yaudah sana beli sendiri" "Beliin dong gue kan nyuruh Lo" "Nggak!!!" "Gue bilangin mamah kalo Lo ngga mau bantuin gue" "Hah,,,enak aja kalo ngomong biar gue di marahin sama nyokap bokap gue juga" "Ya Lo di suruh aja ngga mau" "Kan yang butuh Lo bukan gue, punya kaki kan? Punya tangan kan? Yaudah beli sendiri gampang kan" "RAKA.....!!!!!!" "Apa bawell" "Di suruh beliin kok susah banget" "Biarin wleee" "Kalo bocor Lo yang bersihin" "Amit amit amit amit" "Ya makanya buruan" "Nggak" Mah Raka ngga mau bantuin Lena, mah masa lena suruh sendiri, Ucap nya sembari menggenggam handphone di telinga nya. "Ngga mah Lena bohong ngga gitu kok sebenarnya" "Bohongan Raka makanya kalo Lo ngga mau gue bilangin mamah, yaudah beliin sana" "Jadi gini ya punya istri satu yang lagi PMS, bikin pusing aja" "Kalo punya istri satu bikin kamu pusing nambah lagi juga ngga papa" "Kalo ngomong itu di jaga mulut nya, ntar di kira gue ngga tanggung jawab" "Ya makanya itu sebagai suami gue Lo harus nurut, beliin pembalut Sekarang juga" .... "Perut gue daha sakit Raka" rengek nya "Yaudah sini ah gue beliin, bawell rese amat" Dan Raka pun beranjak dari sofa di kamarnya "Nah gitu dong baru suami gue" "YA" "Makasih banget Raka kamu dah baik sama aku" "Jadi gitu ya manis kalo ada mau nya aja" "Hehe" *****
Perihal Sandwich(End) by dimsumentai
40 parts Complete
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
Eshal Renjana (Lengkap)✔ by Nana_Kiyowoo
56 parts Complete
"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.
You may also like
Slide 1 of 9
Nathalia cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
I AM YOU [NEW VERSION] cover
"JANE & ALEN" cover
Three Idiot Girls  ✔ cover
Yang Terlupakan  cover
RAKAALENA cover
Perihal Sandwich(End) cover
Eshal Renjana (Lengkap)✔ cover

Nathalia

11 parts Complete Mature

"Lama-lama deket ama lo itu gabaik buat buat kesehatan jantung gw"Ujar Thata Natha memyendokan red velvet milik Thata dan beralih menatap Thata bingung. "Ga baik gimana maksud lo,"Balas Natha tak mengerti "Kalo gw lagi ama lo itu jantung gw berdetak di luar batas ritme standar,bisa-bisa gw jantungan"Jelas Thata Dengan susah patah Natha mencerna kalimat yang di ucapkan kekasihnya itu sampai akhirnya senyum nya mulai mengembang. "Jadi lo ngusir gw nih,ya udah gw bakal pergi biar jantung lo seht terus,"Ujar Natha sedikit dramastis. Ekpresi Thata berubah ketika Natha mulai berdiri dan melangkah pergi dari ny,dengan sigap Thata meraih tangan Natha. "Jangan pergi Nath,"Rengek Thata "Kenapa?katanya jantung lo gak sehat lama-lama bareng gw"Jawab Natha cuek "Kalo lo pergi,jantung gw bakal mati karena udah gak berdetak lagi"