TWO
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 13, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
" Bagai pelangi yang datang setelah hujan" Ketika sebuah kepercayaan sudah hilang,kemudian seseorang hadir dan mewarnai semuanya. Akankah rasa percaya itu akan timbul kembali setelah semuanya dirusak? bagaimana jika jadinya seseorang itu menorehkan luka yang sama seperti lainnya.Apa semuanya masih pantas untuk diberi kepercayaan? Ini kisah seorang gadis yang menyukai hujan tapi ia tidak suka petir. Ini kisah seorang gadis yang akan melawan bila ia ditindas. Dan ini kisah seorang gadis yang berusaha memberikan kepercayaan kembali kepada seseorang setelah sekian kali dikecewakan dan trauma dengan rasanya kehilangan. Bagaimana jadinya jika gadis itu dipertemukan dengan laki-laki yang memiliki sikap ceria dan memiliki humor yang tinggi,tetapi laki-laki itu mempunyai masa lalu yang misterius yang membuat Gadis itu bertanya tanya dan ingin mencari tahu. Apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • Bunga (COMPLETE)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Trust
  • JUST BE MINE [END]
  • Abu Abu [ completed ]
  • SAH! [SUDAH DITERBITKAN]
  • ON SIGHT (Completed)

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines