LENTERA
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 21, 2025
Prequel of DETAK (Kita yang pernah ada) Bagian 1 : Kita dan kenangan. Bicara mengenai kenangan, aku pernah punya seseorang yang berarti, seseorang yang pernah ada di semesta ini. Awalnya dia cuma orang aneh yang tiba-tiba hadir dalam hidupku. Tapi ternyata kehadirannya itu bawa banyak sekali bahagia. Karena dia, bahagia itu datang dan karena dia juga bahagia itu pergi. Aku yakin kalian pasti tau orang yang aku maksud. Karena kisah ini sepenuhnya tentang dia; si orang aneh, laki-laki yang penuh dengan rahasia, dan sekaligus si pemilik senyum paling hangat. Dia adalah kebahagiaan serta luka yang senantiasa aku terima. Dia adalah Adhiyaksa Lentera Yuditama.
All Rights Reserved
#816
kamu
WpChevronRight
Series

Detak Universe

  • DETAK (Kita Yang Pernah Ada) ✔
    27 parts
  • 3 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • The Rain [SoonHoon]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Dia Andara
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • SEMESTAKU
  • Riddles Of Boy [COMPLETED]

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines