MOEYLINA (Tentang pagi & senja)

MOEYLINA (Tentang pagi & senja)

  • WpView
    LECTURES 433
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., août 6, 2026
WpInfo
Fiction
Action & Thriller
Crime
Romance
Fantasy
O N - G O I N G. 17+ ⚠️Peringatan!!! Cerita ini mengandung kata-kata kasar, kekerasan dan juga sebagian part berdarah di dalamnya. Hanya sedikit di bumbui oleh kebucinan kedua tokoh utama, jadi jangan berharap lebih dengan cerita ini karna author lagi gak mood bikin cerita happy ending.⚠️ Laki-laki itu pun memandang gadis di hadapannya dengan sebuah senyuman. " Jangan keras kepala seperti itu, Moeylina! Takdir kita di dunia telah selesai. Kembalilah dan lanjutkan kehidupan mu tanpa aku." "Tidak, aku tidak mau hidup tanpa kamu." "Tetaplah hidup, demi aku, Moeylina." "Tap-" "Bertahanlah sedikit lebih lama lagi dan selesaikan tugasmu di dunia ini, Sampai waktunya sudah tiba nanti, waktu pasti akan menyatukan kita kembali." "Pokoknya gak mau nanti-nanti, aku maunya sekarang." Teriaknya. "Tidak bisa, Moeylina. Setiap kali kamu merindukan ku, maka datanglah ke tempat ini. Aku akan selalu menyambut kedatanganmu lewat deburan ombak yang tenang itu. Tapi berjanjilah untuk pulang ketika senja sudah mulai tenggelam, jangan menemui malam karna aku tak mau kamu di buat nyaman olehnya dan melupakan senja mu ini." "Maks-" Belum sempat Lin bertanya, laki-laki itu sudah berjalan jauh meninggalkannya. Punggung lebarnya kian lama kian menghilang, bahkan tangan Lin pun tak mampu lagi untuk menggapainya. Semua sudah selesai, benar-benar selesai. "Kepada pagi dan senja Ku kira setelah kau pergi masih ada malam yang menemani Tapi aku salah, malam ternyata begitu jahat Hitam pekat tak dapat diajak bersahabat"
Tous Droits Réservés
#333
sadstory
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • For The Sweetest, Keyla [END]
  • Kedaluwarsa ✓
  • Mungkinkah Dia Kembali? [TAMAT]
  • She is Mine
  • REDUM ✓ [Sudah Terbit]
  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Stop It, Darka! [END]
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]

"Kalau Kak Sean, mau aku pergi?" "Iya. Selama itu bisa bikin keluarga gue tentram, gue mau lo pergi." "Selamanya kita gak bakal bisa jadi keluarga. Lo bukan adek gue. Begitupun gue bukan kakak lo. Mau seberharap apapun lo sekarang, lo tetap harus sadar sama masa lalu." ... "Aku beneran sakit" "Sakit apa? Hm? Coba bilang?" ... [Cerita ini memperoleh 100 ribu pembaca dalam waktu 1 tahun sejak bab pertama dipublikasikan] Highest rank #1 2022 Highest rank #1 2021 Highest rank #1 Sadstory Highest rank #1 bullying Highest rank #1 Broken home Highest rank #1 Keyla Highest rank #1 sweet home Highest rank #1 sempak Highest rank #1 mentalillness Highest rank #2 anakharam Highest rank #2 wattys Highest rank #2 Yuta ▫️▫️▫️ Setelah kematian ibu nya, Keyla harus tinggal bersama papa yang tak pernah menganggapnya ada, beserta keluarga pertamanya. Kehidupan gadis itu dipenuhi tanjakan setelah ia tinggal disana. Menghadapi kebencian dari satu keluarga memang tidak mudah. Namun Keyla terus berjuang agar mereka menyukai keberadaannya. Hingga setelah semua usaha yang ia lakukan, Keyla mendadak berhenti dengan alasan yang ia sembunyikan. Keyla yang biasanya tersenyum dan berusaha sabar mendadak diam dan mengurung diri di kamarnya. Gadis itu tampak putus asa. Semua penyesalan keluarganya pun terasa percuma sebab Keyla tidak lagi peduli dengan mereka. Keyla berubah. Gadis itu menatap mereka seolah tidak lagi tertarik pada kehidupan. Keyla berubah, setelah sesuatu yang mengerikan menimpanya. "Untuk yang termanis, Keyla. Kisah ini dibuat untuk mengenang kehadiranmu, juga mengenang segala penyesalan kami padamu. Untuk segala luka yang pernah kamu tanggung, juga untuk senyummu yang pupus. Maaf, orang sebrengsek kami hadir di hidupmu". ▫️▫️▫️ Penulis : Baizurahanan Cover : Baizurahanan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu