Cempaka, Bawa Aku!

Cempaka, Bawa Aku!

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Hampa dan sesak, sebuah ilusi melodis yang menimpa seorang gadis. Ia benci akan bilangan alam yang mengoyak dirinya. Hingga nada terakhir nyanyian itu datang, mengulurkan tangan dengan Yang Terjanjikan. "Hidup suram malam kelabu, bintang gemerlap lirih sayu. Lelah akan alam, manusia, hewan, tumbuhan. Mati rasa itulah Cempaka." Copyright ©2021 Assabila17
All Rights Reserved
#55
dunia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Estar en Flor
  • An Angel ☆

Sehelai daun jatuh terkulai Meninggalkan pohon penopangnya Menyendirikan buah temannya Juga menjauhkan hatinya Tanah yang kini pijakannya hanya diam Seolah menunggu Tuhan memerintahnya Merbiarkan sanga daun sendirian Tanpa belas kasihan Pohon yang ditinggalkan tetap bertahan Meski bagian dari dirinya telah hilang Namun ia tetap menjalani hidup Dengan hati bimbang Jiwa yang selalu merindukan Daun kecil yang jatuh dari dekapan Sungguh malang nasib mereka 2 makhluk yang dipisahkan Namun tetap hidup Meski belenggu siksa menimbun tawa Inilah cerita tentang daun yang berjuang hidup Diatas tanah yang terus diam Dan pohon yang tetap berkembang Tanpa sehelai daun kecil yang menemani Bagaimana mereka bisa menjalani hidup? Bagaimana mereka bisa tetap bernafas? Disaat mereka tak mampu meraih tangan satu sama lain? Disaat mereka tak mampu melihat senyum satu sama lain? Entahlah, Namun percayalah, ketika perpisahan menerjang mereka Dan Tuhan menurunkan cinta, Tidak ada yang tidak mungkin terjadi Dalam dua hati yang saling mencintai

More details
WpActionLinkContent Guidelines