LAKUNA [On Going]

LAKUNA [On Going]

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 20, 2022
WpInfo
Fiction
Horror
FOLLOW dulu kalau ingin tahu kelanjutannya! Jangan lupa KOMEN & VOTE ya... Terima kasih 💜 Dulu, hidupnya penuh tawa. Seorang gadis ceria, sederhana, dan penuh warna-bahagia hanya dengan keberadaan satu sosok paling berarti dalam hidupnya: sang nenek. Namun, semua itu berubah dalam sekejap. Sebuah tragedi merenggut bukan hanya orang yang paling ia cintai... tapi juga seluruh kebahagiaannya. Sejak hari itu, matanya kehilangan sinarnya. Langkahnya berat, suaranya nyaris tak terdengar. Ia hidup... tapi tak benar-benar hidup. Seperti mayat berjalan, hanyut dalam kehampaan yang tak bisa dijelaskan. Dan seakan belum cukup, hidup mulai menghantamnya lebih keras. Satu per satu masalah datang tanpa ampun, membuat dirinya perlahan-lahan runtuh. "Mengapa semua ini harus terjadi padaku?" "Apakah aku masih sanggup bertahan?" "Atau... mungkin ini saatnya aku menyerah?" Ketika dunia terasa terlalu gelap, akankah ia menemukan secercah cahaya? Atau justru tenggelam dalam kelamnya takdir? Apakah kamu siap mengikuti perjalanan gadis ini? Jangan lupa tap bintang dan tinggalkan komentarmu 💫
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • MOYRI BERLIZHA
  • Elegi Rasa : Pergi
  • SILENTIUM || End✓
  • Painkiller
  • Suaraku Mati di Udara
  • VANIA [SELESAI]
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • About Naskala [on going]

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines