Story cover for Question Mark by redannrocy
Question Mark
  • WpView
    Leituras 13
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 13
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em jan 09, 2022
Dia menyentuh bandul kalungnya, mengusap ukiran huruf H pada kalung, membuat permata merah berbentuk mawar kecil pada bagian atas ukiran bersinar kedip. Tungkai kaki yang melangkah maju membuat targetnya berusaha mundur menjauh. Entah orang itu bodoh atau otaknya tidak bisa bekerja dengan benar saking takutnya, dia tetap berusaha mundur walau tubuhnya sudah mentok bersentuhan dengan kaca cermin dibelakangnya. Atau mungkin dia berharap kaca cermin itu secara tiba-tiba berubah menjadi black hole lalu menelannya? entahlah, yang jelas usaha orang itu sangat sia-sia.

Kaki kanannya menginjak kaki kiri Dayat, tidak kuat, tapi cukup menghentikan lelaki itu terus bergerak walau badannya malah semakin bergetar. Dia membungkuk, mencengkeram kuat rahang Dayat dengan tangan kirinya, lalu mendongak paksa kepala lelaki itu agar menatapnya. Sementara tangan kanannya dia gunakan untuk mengambil pisau lipat dari dalam saku hoodie-nya, membuka mata pisau lalu mengarahkannya pada mata kiri Dayat.

"Here we go,--
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Question Mark à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#26kasuspembunuhan
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
ADIKARA ELUSIF, de blackcurrantbery
31 capítulos Em andamento
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
THE STITCHES (Sibling 2nd season) cover
Red String cover
ADIKARA ELUSIF cover
Legend of The Death Angel (LoDA) cover
... cover
The Detective 6 : The Hunterz cover
[TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case cover
Detective Vina cover
Him or him?  cover
BLACK HORSE cover

THE STITCHES (Sibling 2nd season)

27 capítulos Concluída

"Kau tetap yang teristimewa, kepalamu tetap jadi koleksiku yang ke 100. Mari kita mengulang semuanya kembali dari awal" Senja Bayu, setelah akhirnya berhasil menyelamatkan dirinya dan pasiennya dari seorang psikopat yang ingin mengoleksi kepalanya, Pak Adri akhirnya bisa bernapas lega selama beberapa tahun (SIbling 1st season) Namun, sesuatu terjadi kembali, sebuah surat yang dilempar ke jendela kacanya berisikan secarik kain, surat dan helai rambut beserta kulit kepala manusia. Apa maksudnya mengulang dari awal lagi? Apakah Pak Adri kembali mengejarnya lagi?