The Eldest
  • Reads 42
  • Votes 4
  • Parts 2
  • Reads 42
  • Votes 4
  • Parts 2
Ongoing, First published Jan 09, 2022
"Untuk anak pertama"

Perjalanan kita belum usai. Air mata yang menumpuk di ujung netra siap berderai kapan saja, bahkan berdesakan di setiap langkah. Meski enggan, ada beberapa hal yang harus dilepas secara paksa. 

Kita akan baik-baik saja. Aku, Kau dan mereka yang diharuskan berjalan sembari memanggul beban tak berujung.

Kita sama. Pernah punya impian dan cita yang harus dikesampingkan, bahkan di lenyapkan oleh keadaan.

Berhenti mengeluh!

Kehidupan tidak akan pernah memihak saat kita bersedih. Mereka hanya akan menertawakan, memaki bahkan membumi hanguskan harapanmu.

Kikis habis air matamu!

Muntahkan segala cacian yang pernah kau telan layaknya kotoran. Jadikan dirimu pribadi yang jauh lebih kuat walau tertatih dengan bantuan tongkat.

Tersenyumlah
Kita indah
Teramat sangat
All Rights Reserved
Sign up to add The Eldest to your library and receive updates
or
#25keluhkesah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Kembali Menjadi Balita [Shaquille]🐋 cover
jeno-yaa cover
Haechan harem🔞 cover
A S S  cover
OWNED BY CRUEL MAFIA  cover
[TAMAT] Catatan Rinea: Nanny atau Istri? cover
Favorite Duda cover
Reinkarnasi dan Transmigrasi: David & Cleora cover
Oneshoot || Boypussy  cover
Shadows of the Main Story cover

Kembali Menjadi Balita [Shaquille]🐋

29 parts Ongoing

Sky Shaquille dibenci keluarganya saat seseorang mengantarkan surat dari hasil tes DNA yang mengatakan Sha bukan anak kandung daddy dan mommy. Di usia 8 tahun Sha akhirnya meninggal karna penyakit malaria. Namun anehnya saat Sha yakin dirinya sudah mati, Sha malah kembali membuka mata dan mendapati dirinya berada diruangan serba putih dengan bau antiseptik. Anehnya lagi ia mendapati daddy yang selama ini membencinya menjadi orang pertama yang menangis haru saat ia membuka mata. "maafin Daddy Sha" "ndak au, ni kan dy pi uan"