Puisi Pedih

Puisi Pedih

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 27, 2023
WpInfo
Poetry
Ini kutuangkan dalam sepiku, hanya berbekal rasa pilu dalam hari bagai benalu, hai insanku tebarlah perihmu, bukan agar dunia ikut merasanya, tapi agar dunia bisa belajar darinya. Disini, 10 Januari 2022
(CC) Attribution-ShareAlike
#99
bertahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HE LOVE ME (END)
  • Pagi
  • Rangkaian Aksara
  • sisa waktu
  • Jejak
  • Cinta Dalam Ikhlas (SUDAH TERBIT)
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Past life in new life
  • CINTANYA GUS DINGIN [HIATUS]

Semua ini tidak akan terjadi jika Aku tidak membuang pembalut sembarangan. Semua ini tidak akan terjadi jika Aku membaca doa sebelum masuk ke kamar mandi dan membuka pakaian. Semua ini tidak akan terjadi jika Aku tidak berlebihan saat sedih ataupun senang. Karena dia, Jin itu, mencintaiku atas segala kesalahanku. Start : Sabtu, 3 Juli 2021 End : 9 November 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines