Gadis Bermata Biru

Gadis Bermata Biru

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 12, 2024
FOLLOW DULU SEBELUM BACA ⚠⚠ Suara tawa mengerikan menggema terdengar keseluruh penjuru ruangan gedung terbengkalai di tengah hutan. Suara melengking itu terdengar dari ruang pojok yang gelap nan lembab, tampak gadis bersurai perpaduan antara cokelat dan kuning berdiri tegak seraya menyeka darah yang mengalir dari pelipisnya dan mengitari tubuh gadis bersurai hitam yang hampir tak berdaya. Gadis bersurai cokelat kekuningan itu gencar untuk mengambil alih tubuh gadis bersurai hitam didepannya "Hentikann Joy! Kuperingatkan padamu jangan lukai Maudy" ucap saudara gadis bersurai cokelat kekuningan yang baru saja muncul dari balik tembok
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • change
  • KELUARGA VAN DIJK
  • Live Like Death
  • MAHADEVA - A War Between Us
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Backroella
  • Terikat oleh Kristal

All Genre's :Mythic Fantasy, Sciene Fiction, Futuristic Era, Adventure, School Life, Paranormal. Sejak kecil, Jace Damian Harrison tak memiliki teman. Orang-orang menganggapnya pembawa sial, karena siapapun yang berteman dengannya sebagian besar selalu meninggal. Bertahun-tahun hidup tanpa teman, membuatnya terbiasa sendirian. Aura kematian yang selalu dilihatnya hampir setiap hari terasa sangat biasa. Dia takkan repot-repot menghampiri orang itu dan berkata, "Kau akan mati." Namun, Jace tak pernah merasakan kematiannya sendiri. Ternyata rasanya biasa saja. Yang tidak biasa adalah dirinya bertemu dengan ayah yang tak pernah dijumpai seumur hidup. Ayahnya pun tampak tak ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersamanya. Jace dilempar ke dunia aneh. Dia tak bisa pulang. Sama sekali. "I want to go home, but I don't know where is my home." *** [Semua yang ada di sini hanyalah fiksi. Jika ada kesamaan nama, tokoh, dan tempat, itu hanyalah kebetulan. Diharap jangan memplagiat, karena membuat cerita bukanlah hal seenteng merobek buku.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines