T A R K A

T A R K A

  • WpView
    Reads 8,092
  • WpVote
    Votes 208
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita tentang seorang gadis yang berusia 18 tahun,yang harus merasakan begitu kerasnya cobaan hidup yang dia alami. Dan yang paling berat adalah dia harus mengandung anak dari orang yang selalu membully dia di kampus. "...Lo harus tunduk sama gw dan jangan pernah ngebantah apa yang gw suruh freak" Tukas Arka #### "Aku benci sama Lo..." " Silahkan aja Lo benci sama gw,gw ngk peduli dan btw Lo terlihat menikmati permainan gw" ucap Arka sembari terkekeh "Gw benci sama Lo Arka,Lo udah buat hidup gw tambah hancur,gw benci Lo" batin Tami
All Rights Reserved
#106
terpaksamenikah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan ZONK!
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Mama! [✔️]
  • My Baby Boy [TAMAT]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ARKAN
  • SOLITUDES
  • Cause You're My Queen
  • Arsyilazka

"Jadi gue harap lo bisa akting" Abel mendongak menatap bingung Aidan "Akting? Untuk apa?" Aidan berdecak. "Hamil!" bentak Aidan ketus. Abel terkesiap Akting hamil? Padahalkan dirinya memang benar-benar hamil! Kegilaan macam apa lagi ini! "Gue harap lo bertindak layaknya wanita hamil" Abel mendengus. Memangnya wanita hamil bertindak seperti apa? "Pokoknya sebelum bayi itu lahir, lo harus bertindak layaknya orang hamil. Jangan lupa setiap bulannya lo harus membesarkan ukuran perut, dan buat se 'real' mungkin biar orang-orang percaya" Abel tersenyum miris mendengar setiap ucapan yang Aidan lontarkan. Bagaimana mungkin dirinya harus berakting layaknya orang hamil, sementara dirinya sendiri hamil tanpa diminta? Aidan langsung berbalik pergi, Abel mendengus. Kemudian menundukkan kepala menatap perut datarnya "Sabar ya sayang, jangan merasa 'aneh' mendengarkan percakapan mama tadi. Seengaknya mama nggak harus nutupi perut mama untuk bulan-bulan selanjutnya kan?" jelas Abel, pada calon bayinya. Setidaknya dengan adanya 'titah' Aidan ini. Mau sebesar apapun perut Abel nanti, ia tak perlu risau, karena pasti Aidan akan menganggap 'perut buncit' Abel itu bohongan. (CERITA SUDAH TERSEDIA LENGKAP DI KARYAKARSA!) Start: 27/6/1

More details
WpActionLinkContent Guidelines