Menjeremba
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 20, 2022
Kehidupan rumahtangga yang indah, tentulah menjadi idaman semua wanita. Termasuk Meryem. Seorang designer muda asal kota İzmir, Turki. Menikah dengan seorang pria bernama Muhammet Yüksek. Sudah lebih 3 tahun menikah, mereka tidak juga memiliki keturunan. Alasannya, Meryem yang tidak bisa mengandung. Akibat masalah itu pula, Yüksek selalu menyiksa dirinya. Ia tak menceraikan Meryem, dengan alasan harta yang dimiliki Meryem. Sudah berkali-kali Meryem mencoba keluar dari rumahtangga yang tak sehat ini. Tapi, Lagi-lagi dengan mulut manisnya, Yüksek berhasil mendapatkan Meryem kembali. Banyak rintangan yang Meryem hadapi, demi menemukan uluran tangan yang menerima dirinya. Sekali lagi, bukan usaha Yüksek yang mempersatukan mereka kembali. Kini, takdirlah yang menyatukan mereka dari sekian banyak fatamorgana yang mustahil memersatukan kembali. Ikuti kisah selengkapnya.. | 34 bab.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If It's You
  • Luka dan Kamu [ END ]
  • Cinta Marvel
  • MOIRA
  • Naretta
  • When I Met You REPOST (TERBIT DAN TERSEDIA DI PLAYSTORE, Karyakarsa)
  • Takdir Mempersatukan Kita (TAMAT)
  • I love you, Mas Duda

Tak semua cinta harus dimiliki. Tak semua harap harus terpenuhi. Dan tak semua luka harus hilang untuk bisa bahagia. Nadhira mencintai Izzan dalam diam, sejak masa putih abu-abu. Cinta yang tumbuh tanpa suara, namun berdetak dalam tiap helaan napasnya. Hingga waktu dan takdir membawanya pada kenyataan: Izzan menikah, bukan dengannya. Dunia Nadhira runtuh, namun ia memilih untuk tetap berdiri. Perjalanan panjang menuju penerimaan, membuat Nadhira belajar bahwa ikhlas bukan berarti tak pernah menangis. Tapi tentang berdamai dengan diri sendiri, tentang menata hati meski tak ada pelukan yang menenangkan. Ia mulai menulis, mengajar, dan membangun ruang aman bagi banyak jiwa muda-sembari pelan-pelan menyembuhkan dirinya. Ini adalah kisah tentang cinta yang tidak berakhir dengan "memiliki", tapi dengan "menerima". Tentang seorang perempuan yang tak lagi menunggu bahagia dari seseorang, tapi menciptakan bahagianya sendiri bersama Allah. Dan ketika ia benar-benar siap, cinta akan datang bukan sebagai pelengkap, tapi sebagai anugerah. Sebuah novel yang hangat, dalam, dan penuh perenungan untuk siapa saja yang pernah mencintai diam-diam-dan sedang belajar merelakan dengan tenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines