Narasi Takdir

Narasi Takdir

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
kisah dari seorang gadis mencintai sesosok laki-laki yang ia kenal secara virtual, mencintai sepasang mata yang belum pernah ia tatap secara nyata. "Ah sudahlah, aku bosan mendengar ceritamu dengan laki-laki virtual itu!" ketus Ali pada sahabatnya itu. "Kamu mah gak pernah sih ngerasain rasa nyaman pada seseorang," cerocos Hilya membela diri. "Kata siapa?" jawab Ali menatap lekat Hilya di sampingnya. Tatapan Ali susah diartikan, bahkan seperti ada sesuatu yang ia sembunyikan dalam matanya. "Dia juga mencintaiku, aku yakin itu!" "Apa dia pernah menyatakan cinta? nggak kan?" "Tapi, tapi ... pokoknya kita saling mencintai!" keukeuh Hilya. "Salah paham terbesar adalah saat kamu mengira bahwa seseorang menyukaimu, Hilya, padahal tidak. Itu menyakitkan, aku gak mau kamu merasa sakit nantinya." Bagaimanakah kisah cinta Hilya selanjutnya? akankah dia menunggu cinta virtual itu? atau menyadari rasa cinta Ali untuknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Janji Diujung Doa
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Rinai
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Kisahku (Sebelum Hari Itu Tiba) END✔️
  • Langkah yang Kembali
  • I Give You My Heart [ ✔]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines