Cendhani: Manuskrip Terakhir

Cendhani: Manuskrip Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 3, 2022
Masih dengan Cendhani, kota ini tak henti-hentinya merajut nestapa. Selamat berjumpa dengan Bagaskara, lelaki yang sedang hilang arah. Ia tak tau harus dibawa kemana kehidupannya selepas tamat dari SMA. Ditolak berkali-kali tatkala seleksi universitas membuat lelaki itu frustasi. Ia benar-benar tak tahu harus ia arahkan kemana kehidupan yang ia jalani. Kala SMA, ia salah satu anak emas sekolah yang selalu masuk sepuluh besar ranking paralel. Ia tak benar-benar dungu, bukan? Namun, entah mengapa nasib baik enggan menyapanya kala ini. Oh iya...hampir terlupa. Selamat berjumpa pula dengan Briana. Dara yang sedang menikmati sisa-sisa masa hidupnya. Keinginannya tak macam-macam, sebatas ingin melukiskan memori yang berkesan, tak lebih. Di hari-harinya yang terlampau suram, Tuhan masih berbaik hati untuk membiarkannya merasakan sukacita yang selama ini hanya ada dalam khayalinya saja. Garis takdir tak sengaja melukiskan persimpangan yang melibatkan perjumpaan kedua insan itu. Di suatu titik di Kota Cendhani, jeratan takdir membuat keduanya tak sengaja merajut kisah.
Todos los derechos reservados
#119
tragis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Amērta.
  • SHILA [END]
  • Engkau
  • Our Times (Completed)
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • GREENSTA [END]
  • Kanker Cinta
  • Meet Me at the Basement
  • MahardiKarina
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
Amērta.

Setiap detik yang berjalan, menjadi saksi bisu betapa menderitanya dua insan yang tak dapat bersatu bagai arunika. Sebutir harapan pada kerinduan yang melekat oleh waktu, nelangsanya, dua daksa itu bahkan tak dapat hanya untuk menikmati senja bersama, begitu menyakitkan ketika mereka menyadari tidak akan pernah ada kata 'kita' pada akhir cerita. Berandai-andai jika takdir memberi setitik saja harap, setidaknya sampai keduanya mengerti bahwa mereka telah di toreh takdir untuk tetap berpisah dalam bayang semesta. Singkatnya, Aira dan Demonic di kehidupan yang lain. |S2 of Exchange soul with Villains| Dapat di baca terpisah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido