MATI RASA
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 12, 2022
Kisah ini bukan tentang perjodohan atau emm psichopat? No.. No.. No.. Mafia?? Bukan. Tapi ini kisah penderitaan seorang gadis perempuan,dan keluarganya yang tak mengharapkan kehadiran nya. Caci maki dari keluarganya sudah jadi makanan nya sehari hari. kekerasan?hahaha,sudah biasa dia alami. Dia hanya bisa menunggu hari berganti hari,bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun,tanpa ada harapan, kasih sayang atau kebahagiaan. Mungkin hanya tuhanlah yang bisa merubah nasibnya. Tapi sampai kapan dia harus menunggu keajaiban yang akan datang?? Dengan kepedihan yang begitu menyiksa. Akan kah dia merasakan kebahagian itu?? Atau sebaliknya??. Ini cerita pertama aku jadi maklumin aja yah nulis nya juga masih amatir hehhe. Sebernya aku nulis ini cuman iseng iseng aja sih apa salah nya mencoba hal baru iya kan. Kisah ini sedikit banyak nya di ambil dari pengalaman aku sendirii hehhe><. Soo... Yang tertarik baca aja ya Tapi coba aja dulu siapa tau nyaman iya kan xixixi.
All Rights Reserved
#275
tangisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu 너는 -- Kenangan Tentang Luka Dan Cinta
  • Yang Pernah Patah
  • Meneroka Jiwa 2
  • My Love And Family Story
  • BROKEN HEART [END]
  • Broken Home [Alexa-Kang Daniel]
  • Narasi patah hati

Sinopsis ******** Pada musim dingin kala itu, kau genggam erat jemariku. Hangat meresap sampai ke dalam hatiku--mengingatkanku pada satu masa bahagia yang pernah kurasa dulu, dan aku pun jatuh cinta. Tapi, aku tahu, cerita kita hanyalah kisah yang direka, tak akan mewujud nyata. Aku yang salah membiarkan diriku jatuh begitu mudah, dalam pesonamu. Kukemasi rindu dan harap ini. Tak ada tempat untukku dalam kisahmu. Kau dan dia, telah lama saling berbagi hari bahagia bersama. Hangat pelukmu hanyalah untuknya. Aku hanyalah sebuah jeda dalam napasmu, sementara dia adalah udara yang kau hirup dalam setiap hela. Aku putuskan untuk berhenti berharap, dan aku tahu bahwa luka akan mendewasakanku. Namun, kadang malam membuatku meragu dan kembali bertanya, benarkah dirimulah cinta yang selama ini kucari sepanjang waktu? Kau, berilah aku isyarat. Satu kali lagi saja.... *** typo&gt; Cerita ini hanya copas dari buku yang ada di rumah.🙈 Saya hanya ingin mengetik dan mencoba bagaimana caranya men-publish tulisan ke WattPad.😄 Saya tdk berharap banyak ada yang baca cerita ini. Ya, kalau ada yg minat mau baca saya akan senang sekali. Atau hanya sekedar mampir saja juga tdk masalah, saya juga tetap senang kok..😉 Terimakasih sudah mau mampir dan mau baca cerita ini..💟

More details
WpActionLinkContent Guidelines