Embun  di Cakrawala

Embun di Cakrawala

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 17, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
' Apakah aku bisa menyebutmu pemberi harapan palsu? Jika.. Ternyata hanya aku yang terlalu berharap ' ' Nggak bermaksud baperin, hanya bersikap sopan santun. Jangan menaruh ekspektasi yang tinggi, salah sendiri mengapa jatuh hati ' ' Kalau tidak bisa sekuat hujan yang bisa menyatukan langit dan bumi, jadilah selembut doa yang menyatukan harapan dan takdir ' " Wan.. Status kita saat ini apa? " " Pakai ditanya lagi, ya besti lah " " Sahabat? " " Ya.. Tunggu, jangan bilang lo baper dan berharap lebih sama gue? " Tak mendapat bantahan, Awan menggeleng tak percaya " Mbun.. Lo tahu kan, gue akan menjauh kalau lo baper sama gue " ucapnya final
All Rights Reserved
#869
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stupid Feeling  [COMPLETED]
  • DOSENKU HOT SUGAR DADDY
  • My Friend Is My Love
  • Saga's Favorite
  • Bound by His Command
  • EXPECT (Complete)
  • I HOPE [END]
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Toxic

Kamu tahu bagaimana rasanya jatuh pada harapan yang kita ciptakan sendiri? Seperti naik rollercoaster. Setelah diterbangkan dengan tingginya, lalu dihempaskan begitu saja saat tahu harapan itu tidaklah nyata. Sakit? Sudah jangan ditanya. Pasti sakit. "Aku yang terlalu bodoh menilai rasa, atau kamu yang terlalu pintar memainkan rasa hingga aku terjebak di dalamnya?" #997 in Teen Fiction - 7 April 2018 #823 in Teen Fiction - 8 April 2018 #586 in Teen Fiction - 24 April 2018 #477 in Teen Fiction - 1 Mei 2018 #95 in Friendzone - 11 Juli 2018 #66 in Friendzone - 29 Desember 2018 #22 in Hope - 23 Desember 2019 #20 in Imajinasi - 23 Desember 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines