Senandika Jingga

Senandika Jingga

  • WpView
    Leituras 150
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 9, 2025
Curahan tulus dari rasa yang menyelimuti hati. Aksara yang ku ukir adalah tulus karena jingga semakin hari mengusik kalbu berkali-kali. Bukan perihal patah hati hanya sekadar hati yang bersemi. Setiap kali angin berbisik kejarlah pelita hati, tapi hujan membuat jingga patah hati. Kini setiap langkah penuh pertimbangan dengan realisasi mimpi yang menjadi kunci. Tetap melangkah meski itu ombak, atau berhenti memeluk diri. Mencoba kuat agar tidak patah, mencoba bersandar pada yang Maha Sakti. Biarkan diam menjadi bukti kalau hati menyimpan rindu yang berarti.
Todos os Direitos Reservados
#81
rinai
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Gus Bara
  • Cintaku Serumit Itu
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Yasmin [SELESAI]
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Tangisan Hujanku
  • Patah Hati Paling Disengaja
  • 31 Months for You (Revisi)
Gus Bara

Ketika nama telah terpahat di Lauhul Mahfudz, ia menjelma sebagai ketetapan abadi sang pencipta. Sekeras apa pun jemari manusia berupaya mencerai-berai, tak akan ada kekuatan yang sanggup memisahkan, kecuali maut yang menjemput hela napas terakhir dua makhluk yang telah digariskan bersama. Namun, bagaimana jika takdir itu mengikat dua hati yang tak pernah saling menginginkan? Dua hati dipaksa bersatu dalam keheningan tanpa rasa, dimana benih-benih dilema mulai tumbuh dan perlahan menyiksa jiwa. Keadaan kian membelenggu tatkala bayang-bayang masa lalu kembali hadir berselimut dendam membara, menyusup diam-diam untuk menghancurkan ikatan yang baru saja terjalin. Dari sanalah belenggu cinta segitiga mulai menjerat tanpa akhir, membentang luas bagai samudera kelam yang sarat akan kedustaan dan pengkhianatan. Di tengah badai takdir ini, berdirilah Bara, seorang Gus muda yang terpaksa mengarungi pahitnya lautan kedustaan. Setiap duka dan pengkhianatan yang ia lalui kini menjelma menjadi tetesan air mata yang selalu menyertai di setiap untaian do'a malamnya. Akankah kisah cinta yang rumit dan penuh lara ini menemukan dermaga damainya bersama Ning Zulaikha? Ataukah mereka akan selamanya karam dalam samudra dusta?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo