My Cutie Loli

My Cutie Loli

  • WpView
    Membaca 6,411
  • WpVote
    Vote 609
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 26, 2022
Bagi Sasuke, wanita impiannya adalah wanita yang sempurna secara fisik dan kepribadiannya. Ia tampan, kaya, bahkan bisa dibilang sempurna sebagai kaum adam dan juga harus mendapat wanita yang sempurna pula. Tingginya 180 cm, tubuhnya bak binaragawan dengan roti sobek yang menghiasi perut hingga dadanya yang kokoh. Rahangnya tegas dengan hidung mancung dan sorot mata yang tajam membuat wanita manapun pasti meleleh karenanya. Meski begitu di usianya yang hampir 27 tahun tahun ini, ia masih belum menemukan sosok yang tepat yang dapat menggetarkan hati dan tentu saja sesuai dengan standar wanita yang ia terapkan. Setidaknya jika tak memiliki kasta sederajat, fisiknya dapat ia banggakan di depan semua orang. Tinggi, cantik dan memiliki tubuh seksi layaknya gitar spanyol adalah kriteria mutlak darinya bagi siapa saja wanita yang ingin mendekat. Namun semua itu runtuh seketika saat ia bertemu dengan seorang gadis berambut gulali bernama Sakura. Sakura Haruno namanya, gadis berusia 18 tahun dengan postur tubuhnya yang mungil. Bahkan banyak orang memanggilnya 'loli' melihat tinggi dan wajahnya yang masih seperti anak SMP. Bagaimana tak mungil? Tingginya hanya 150 cm, tubuhnya tak terlalu gemuk juga tak terlalu kurus. Satu-satunya yang menonjol dari tubuhnya hanyalah dadanya yang sedikit berisi dan kencang. Dan mungkin karena itu lah Sasuke penasaran. Dan dari rasa penasaran itu membuatnya semakin ingin tahu mengenai Sakura hingga tanpa sadar ia tertarik padanya. Lalu, bagaimana dengan standar yang Sasuke terapkan sebagai pendamping hidupnya? Sementara standar-standar itu sama sekali tak pada Sakura. Sayangnya hatinya berkata lain, memintanya untuk segera mendapatkan Sakura dan memilikinya seutuhnya. Sanggupkah? Dan beranikah ia menjilat ludahnya sendiri dengan menghancurkan standar yg selalu ia banggakan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#87
uchiha
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Naruto : I Love You So Much
  • The Vampire Sensei [TAMAT]
  • Tangled in You
  • The Princess of Blossoming Trees [ShiSaku]
  • New relationship✓
  • DISTANCE [SASUSAKU]
  • Who Are You✔
  • For Now And Forever [✓]
  • Who's Bad?
  • Atisuto [Complete]
  •  DETAK ( You Have Stolen My Heart)
  • The Love Offer Of The Darkness
  • H e l p [ ✔ ]
  • MY LITTLE BRIDE (COMPLETE)

Updatre Di Usahakan Setiap Hari Romansa Naruto And Ino Konoha Gakuen adalah SMA di kota Konoha yang cukup ternama. Konoha gakuen bukan sekolah elite yang biayanya mahal. Konoha Gakuen adalah sekolah biasa untuk orang-orang biasa, walaupun ada beberapa murid elit yang kaya dan pintar. Saat ini adalah jam istirahat, tak heran suasana di Konoha Gakuen sangat riuh. Banyak siswa yang nongkrong di kantin, atap, koridor dan kelasnya hanya untuk makan siang dan berbincang dengan teman-temannya. Ada juga murid murid penyendiri yang hanya memakan makanannya dan tak berbincang dengan siapa pun karena dia merasa tak punya teman atau tak mau mendekati yang lain. Biasanya mereka hanya membaca buku, memainkan handphone -nya atau tidur siang. Di kelas 2-C, telihat seorang pemuda berambut pirang jabrik acak-acakan dengan seragam tak rapi, yakni kemeja pendek berwarna putih tak dimasukkan ke dalam celana panjang biru sehingga terkesan urakan, dia tengah melangkahkan kaki keluar kelas. "Seperti biasa, Uzumaki Naruto selalu terlihat seram ya." Pemuda berambut coklat pendek nyengir pada teman-temannya, membuat tato segitiga terbalik di masing-masing pipinya sedikit terangkat. "Kau benar Kiba! Dia selalu memasang tampang seram seolah berkata jangan-dekati-aku!" sahut gadis berambut merah muda pendek dibelah tengah. "Cih. Merepotkan." Pemuda berambut hitam dikuncir tinggi hingga tampak seperti nanas dalam bukunya dengan malas. "Jangan membicarakannya kalau kau tak mau berurusan dengannya!" "Betul kata Shikamaru-kun! Kita jangan mengusiknya! Benar kan Sasuke?" ucap pemuda berbadan besar yang berdiri di samping Shikamaru sambil membuka snack keripik kentang cemilannya. Dia bertanya pada pemuda yang berdiri di sampingnya. "Hn." jawab Sasuke si pemuda paling tampan dan cuek dengan acuhnya. Gadis berambut merah muda tersenyum kecil. "Kalian salah! Sekarang Ino harus berurusan dengan lelaki itu!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan