Di Ambang Karam

Di Ambang Karam

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 30, 2023
"Lo pengen jadi orang tua yang gimana, Dir?" Perempuan yang ditanya itu mengulas senyum tipis, lalu, berdehem singkat sebelum mulai bersuara. "Gue pengen banget jadi orangtua yang setiap hari ga segan buat meluk dan bilang sayang ke anak-anak gue, ga ngelarang anak-anak gue tanpa alasan yang jelas, bebasin dan ngedukung mereka buat milih apapun hal yang mereka suka buat hidup mereka, juga ga menuntut anak-anak gue buat ngelakuin apa yang gue mau. Dan saat anak-anak gue tumbuh jadi remaja, gue akan berperan sebagai "sahabat" yang selalu nanyain keseharian mereka dan mau dengerin apapun yang pengen mereka ceritain tanpa ada batasan antara anak dan orang tua." "You'll be a great mom then." "No. Itu sebatas keinginan gue aja. I think I am not appropriate to be a parent." Laki-laki itu mengerutkan kening, tidak mengerti maksud dari perempuan di depannya ini. "Gue takut kalo suatu saat nanti gue dikasi kesempatan buat jadi orangtua, gue malah sama kayak nyokap. Gue udah gagal jadi anak, gue ga mau gagal jadi orangtua."
All Rights Reserved
#5
studying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zona De Amigos
  • Hai, Kak! (END)
  • Three Targeted Girls!!
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Kakak? [END]
  • SYAKIRA how are you?
  • INCONTRARE (Greshan Family) [END] ✔
  • New Possessive Family

"Gin kalo gw punya pacar lu marah ga?" lelaki di samping perempuan tersebut mengucap kan kalimat tiba-tiba setelah lama hening "Emang kenapa sih ian harus tanya ke gw dulu" perempuan itu tampak risih "Ya karena lu kan nanti nya bakalan jadi ibu dari anak-anak gw" Ini nih kalo otak udah kaga di pake lagi!

More details
WpActionLinkContent Guidelines