Seandainya Perih

Seandainya Perih

  • WpView
    Reads 16,856
  • WpVote
    Votes 1,728
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 9, 2022
Hanya karena kamu itu bintang paling terang di langit, bukan berarti kamu adalah pemilik alam semesta, Regulus. Adelle- ***** Sebelumnya aku adalah lelaki baik yang hanya mencintai Nicta, tapi Adelle datang dan membuatku berubah menjadi monster yang terus melukainya. Kuharap gadis itu tidak hancur. Kasihan, dia terlalu baik untuk ukuran manusia. Regulus Dirgantara- ***** Saya enggak kenal sama suami kamu. Saya enggak tahu kehidupan seperti apa yang kamu jalani. Tapi seandainya perih, kamu bisa berlari ke arah saya. Ardean- *****
All Rights Reserved
#272
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LINIMASA (END)
  • Aku Bukan Simpanan (Lengkap)
  • Prince Untuk Alea
  • ALGRAVANO
  • Red Rose
  • DANGEROUS GABRIEL | Perjodohan (Complete)
  • Zaleya
  • Love for antagonists (Sudah Revisi)
  • Silent Redemption
  • Kawin Gantung(SELESAI)

Makhluk bumi, waktu bersamamu memang singkat, tapi cukup melekat. Hingga kau berada di ujung hayat, aku menyalahkan waktu karena tidak mempertemukan kita sejak dulu. Bersamamu memang sendu tapi tanpamu lebih terasa membelenggu. Aku pernah bertaruh dengan waktu, bahwa aku akan tetap mencintaimu hingga akhir hidupku. Namun, seseorang datang setelah kamu pergi, dia bilang dia Sang Pemburu, akan melindungi Betelgeuse yang ada dalam konstelasinya. Awalnya aku acuh, lagi-lagi waktu berperan penuh, saban hari netra kami bertemu. Kau tahu akhirnya, bukan? Ya, aku kalah bertaruh dengan waktu, ini jelas salah. Aku menjatuhkan hati pada seseorang yang berbeda denganku. Aku tahu kami berbeda, dan aku menyerah. Maaf, jika kamu merasa aku mengkhianatimu, karena sejujurnya aku tak pernah bisa melepas apa yang telah kau ukir bebas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines