The Perfect My Doctors

The Perfect My Doctors

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Mai 28, 2023
WpInfo
Belletristik
Romantik
Ansa tak pernah menyangka hidupnya yang damai harus berantakan hanya karena kesalahpahaman yang berujung harus berurusan dengan seorang dokter muda "Maaf Dok,kemarin saya kira dokter adalah dokter andi yang harus saya temani visit."ucap Ansa sambil menundukkan kepalanya "Bukan urusan saya,itu salah kamu!masih siswa udah ceroboh aja!"ucap seorang Dokter muda ...... "Duh,bentar lagi operan jaga,gima-"gerutuan Ansa terpotong karena tak sengaja menabrak seseorang Bruk "Kamu lagi!!"ucap dokter tersebut "Maaaf pak,gak sengaja."teriak Ansa sambil melarikan diri ........ "Mulai sekarang kamu harus mengikuti apa yang saya perintahkan kepadamu...!"tegas dokter G "T-tapi pak,saya cuma siswa bukan karyawan disini.!bantah Ansa
Alle Rechte vorbehalten
#836
doctors
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DUNIA FLORA
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Arsyilazka
  • ADYRA
  • Arkrasiv ☑️
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • My Devil Doctor ✓
  • Forever Alone (Sudah Terbit)

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien