Story cover for Aksara by snawabila
Aksara
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 14, 2022
Hari-hariku berwarna, tetapi terasa hampa. Entahlah ... lebih baik diam.
Biarkan yang lain berkata semaunya. Ya, selama hati masih baik-baik saja.

Mau tahu bagaimana kisahku?
Mari, aku akan membawamu menyelam jauh sehingga hanya kegelapan yang ada. Tenang, akan selalu ada pelangi bagi yang tidak buta warna.

~AYA

- Kasih vote, comment, masukkan, krisar, dan bantu share ya^^.
- Cover buatan sendiri.
- Jangan plagiat.
- Jangan copy paste.
- Ciptakan karyamu tanpa menjiplak karya orang lain.
- Mau saling follow? Feedback? DM or wall ya.

Sekian terimakasih. Sukses dan semangat selalu para penulis dan pembaca!📍
All Rights Reserved
Sign up to add Aksara to your library and receive updates
or
#94kerinduan
Content Guidelines
You may also like
ALVIN (On Going) by dv-fitriani_10
38 parts Complete
⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD
You may also like
Slide 1 of 10
Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya cover
(NEVER) LOSE - RENNING cover
Flight cover
Let Me Love You Longer cover
Full Of Scratches cover
SMARA DIKTA cover
ALVIN (On Going) cover
Savero Archandra || Haechan || END cover
Spring Girl Beauty||HARUMI [END] cover
KIARA [End] cover

Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya

27 parts Complete

[END] Aku, seorang anak sulung perempuan. Pelindung bagi kedua adik laki-lakiku. Penopang porak-porandanya hubungan orang yang paling aku sayangi, orang tuaku. Seisi dunia tak boleh melihatku lemah. Bahuku harus mampu menopang segala beban. Meskipun, impianku harus terpendam dan menjadi korban. Langkahku harus selalu tegap. Meskipun, orang terdekatku lah yang justru kerap membuatku tersungkur dalam gelap. Ketika Bintang Kehilangan Cahayanya "Terpenjara dalam kata, mengangkasa bersama asa" Selamat membaca :) [CERITA MURNI DARI PIKIRAN AUTHOR YA PLIS :)]