Aria tidak pernah tahu kalau keinginannya untuk pergi berlibur akan mengantarkan maut bagi kedua orangtuanya. Kendatipun hidup Aria diselamatkan oleh Leonard yang dengan senang hati mau mengadopsinya sebagai anak, nestapa lagi-lagi menghampiri Aria karena sepeninggal pria itu, Aria yang cerdas dipaksa memenuhi ambisi Selia-istri Leonard yang sangat membenci Aria, supaya dirinya tidak dikucilkan dari pergaulan sosialita dengan berpura-pura menjadi Aerin dan menggantikan putri bungsunya masuk ke universitas ternama demi mendapatkan gelar akademis.
Di sisi lain, Helio-seorang komposer lagu sekaligus pewaris perusahaan Hostelion Entertainment yang sedang frustasi karena kehilangan inspirasi, terbangun oleh denting piano yang berpadu dengan suara manis Aria di senja hari berhias gerimis. Helio yang terhipnotis oleh alunan merdu itu memutuskan untuk berpura-pura menjadi seorang mahasiswa demi merekrut Aria masuk ke agensinya.
Namun benarkah Helio hanya tertarik pada bakat yang dimiliki Aria ketika angkasa yang dia lihat selalu mengingatkannya pada manik biru milik gadis itu? Lalu, sejauh mana Aria mampu kehilangan jati dirinya hanya demi memenuhi ambisi orang lain?
...