REVANYA
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 21, 2022
Revanya Haliza Artharin gadis yang menyimpan segudang luka di hatinya, gadis yang mengharapkan perhatian dari kedua orang tuanya ini tumbuh dengan tekanan. Luka bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari, ada saja yang menurut kedua orang tuanya kurang darinya. Hingga ia dibuang oleh orang tuanya dengan dalih perjodohan, dan lebih parahnya mengapa ia harus dijodohkan dengan Doveno pembully nya. . . . . . Doveno Leon Bramirna pria yang setiap hari mem-bully Revanya, pria ini sangat benci dengan Revanya yang selalu mendapatkan juara satu dikelas dan ia harus menjadi yang kedua hingga orang tua nya selalu membandingkan nya dengan Revanya. Tanpa ia tahu bahwa Revanya juga selalu dibandingkan dengan kakak kandungnya. Hingga pada akhirnya ia dijodohkan oleh orang tuanya dan lebih parahnya lagi ia dijodohkan dengan orang yang setiap harinya ia bully. ■□■□■□■□■ " 𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘶 𝘨𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘯𝘺𝘢𝘸𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪? 𝘉𝘶𝘬𝘢 𝘮𝘢𝘵𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶, 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘬𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢? "
All Rights Reserved
#71
jenolee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sergio | Haechan
  • ARION [REPUBLISH] | NEW VERSION
  • || PERJODOHAN ||
  • DEANDRA (Dangez Gang)
  • ZEAREI [PERJODOHAN]
  • goodbye my beloved (Hiatus)
  • Braga Bandung
  • "He's mine"
  • AREN
  • My Evil Girlfriend (End)

"Jen lariii" Gio menarik tangan Jeno mereka berlari tanpa arah bahkan Gio meninggalkan Motor sport nya di pinggir jalan. Mereka memasuki pemukiman warga dan terus berlari sesekali Gio menatap kebelakang memastikan orang-orang itu masih mengejar atau tidak. "Kejar mereka jangan sampe lolos" "Jen lo lari ke kerumunan warga yang di sana terus minta tolong gue bakal ngalihin mereka" ujar Gio mengatur napasnya "Lo gila tar lo kenapa-napa kita bareng aja" Jeno tak menyetujui saran dari Gio "Udah buruan, ohiya kalo gue kenapa-napa bilangin kalo gue yang ganteng ini sayang banget sama nyokap bokap gue terus bilangin juga gue sayang banget sama bang Anta. Lo pergi buruan" usir Gio, dan Jeno berlari secepat mungkin untuk meminta bantuan. "Sialan si Gio lagi genting begini masih aja becanda" gumam Jeno Pernah Peringkat #1 in mengikhlaskan #2 in pembohong # 12 in kenangan #33 in leehaechan

More details
WpActionLinkContent Guidelines