Catatan Ketika Hujan

Catatan Ketika Hujan

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 21, 2022
Menceritakan kisah seorang pria bernama Adrei yang berusia 17 tahun dan seorang gadis bernama Aisha, yang kini keduanya duduk di bangku kelas dua SMA. Adrei seorang pria pendiam dan memiliki penampilan yang berantakan. Tidak ada satu pun teman sekelas yang ingin berteman dengannya, bahkan kebanyakan orang selalu membully dirinya. Sedangkan, Aisha gadis yang ceria, berpenampilan menarik membuat banyak pria jatuh hati padanya. Keduanya memiliki banyak perbedaan entah itu dari sifat ataupun kesukaannya terhadap sesuatu. contohnya cuaca, ya .... Aisha sangat menyukai suasana hujan karena baginya hujan adalah sesuatu yang istimewa. Sedangkan Adrei sangat membenci hujan karena setiap kali melihat tetesan air hujan yang turun ia teringat masa lalunya yg menyakitkan sehingga membuatnya trauma. Namun, Siapa sangka mereka di pertemukan oleh takdir. Aisha yang mempunyai rasa peduli terhadap Adrei mencoba untuk berteman dengannya. Apakah Aisha bisa menjadi teman yang cocok untuk Adrei atau malah dia terjerumus ke perasaan yang berbeda?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • rain untuk senja
  • Naura & Lukanya
  • RAYGARA (SELESAI)
  • 📕 MEMORIES and RAIN ☔
  • THE RAIN
  • Girls and Boys

Kaleodra Lyorine atau kerap dipanggil Lea sejak kecil. Gadis ceria nan ramah, dibesarkan dengan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya yaitu Irfan dan Velie. Namun, pada suatu hari ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya kehilangan nyawa. Alih-alih pergi ke akhirat ia diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan keduanya di tubuh seseorang. Siapa sangka tubuh gadis yang ia tempati adalah tubuh saudara kembarnya. "Gue punya kembaran? Kenapa Bunda sama Ayah gak pernah cerita?" bukan hanya terkejut akan jiwanya yang memasuki raga sang kembaran, tetapi juga ingatan yang memutar bak kaset rusak, ingatan menyakitkan yang bahkan ia tak menyangka saudaranya mengalami semua hal itu saat ia selalu tertawa bahagia. "Jiwa Lo kemana? Seberat itu ya?" Perlahan Lea mengingat semua kejadian yang kembarannya alami. Lea masih tak menyangka, ia menggigit bibirnya ketika berbagai perasaan asing muncul dari hatinya. Itu terasa seperti sedih, kecewa, marah, dan dendam. Cover by: pinterest & canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines