Tuan datang, Tuan pergi

Tuan datang, Tuan pergi

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
ini mungkin terdengar sangat amat konyol bagi banyak orang tentang cita cita Viona gadis yang punya banyak masalah di hidupnya Yah mungkin beberapa orang mengangap nya gila, Cita-cita itu bertemu seorang pembunuh dan mempelajari teknik pembunuhan Awalnya Viona hanya berhayal tentang itu tapi suatu saat. Viona langsung melihat korban yang sayang nya temanya di bunuh "Akhhh gadis kecil? ingin menjadi target selanjutnya? " pria tampan yang berulumuran darah perlahan mendekati Viona yang mematung mata Viona langsung cerah ketika melihat pria itu, teman nya rara yang sekarat pun dia abaikan. memperhatikan wajah tampan pria itu. "Tuan pembunuh!" ucap Viona langsung tersenyum lebar "tuan pembunuh, tuan pembunuh bagaimana rasanya membunuh?"tanya Viona melihat pria itu mengitari nya " Seperti membunuh serangga, kau ingin mencobanya? Tidak akan sakit kamu hanya perlu berbaring saja" pria tampan itu berhenti mengitari Viona tepat di hadapan Viona "Tuan pembunuh gadis kecil ini benci hidup tapi gadis kecil ini juga tidak ingin mati. tuan pembunuh, tuan pembunuh bisakah kamu mengajarkan ku cara untuk membunuh?" Viona langsung mengenggam tangan pria itu dengan senang dan semangat. Pria tampan itu langsung tersenyum sangat lebar lalu menggandeng tangan Viona agak kasar "Vi~" suara temannya yang lirih mampu membuat Viona diam "tuan pembunuh, tuan pembunuh. kasihan teman ku yang kesakitan boleh kah kamu membunuh nya agar dia tidak kesakitan?" ucapan Viona mendapat tatapan tidak percaya dari dua orang itu "baik gadis kecil sebentar yah!" pria tampan itu mendekati rara yang sudah tidak berdaya sama sekali Bugh Rara menghembuskan nafasnya yang terakhir karena pukulan itu, Viona hanya diam melihat rara lalu tersenyum lebar "See you Again rara, semoga kamu bahagia yah" ucap Viona lalu tertawa kecil melihat mayat dari rara "gadis kecil kamu membuat ku tertarik!" sudut bibir pria itu terangkat sambil memperhatikan Viona yang sedang mengelap darah "aku benci kotor"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Birthday With You
  • Archeron
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Azka (END)
  • I'm the Antagonist's
  • Xagala
  • New Destiny
  • TUBUH GADIS NERD [END]

Hari Ulang Tahun, Terakhir... Bersamamu... Terdengar menyedihkan, bukan? Ya, memang begitu. Ini adalah kisah yang akan membuatmu memahami bahwa waktu tak pernah berhenti, dan ketika kamu benar-benar mencintai seseorang, yang diam-diam sedang berpacu dengan waktu. percayalah, hatimu akan bergejolak saat mengetahuinya. Raka adalah tanah yang tenang. Laras adalah langit yang riang. Jika Laras adalah pelangi setelah hujan, maka Raka adalah tanah yang menampung semua warnanya. Diam namun selalu ada. Di antara detik-detik terakhir di hari ulang tahun yang tak lagi biasa, satu rahasia terbongkar. Sebuah kebenaran yang telah disembunyikan sejak lama. Tentang kehilangan. Tentang cinta yang tak pernah mereka kira. Dan tentang bagaimana satu tindakan bisa menjadi penentu hidup seseorang. Apakah cinta yang tak pernah terucap... bisa menyelamatkan seseorang yang perlahan menghilang? Atau justru menghapus keberadaan seseorang yang selalu ada untuknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines