Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Last Train

Last Train

  • WpView
    Leituras 159
  • WpVote
    Votos 31
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mar 2, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Dia, gadis yang selalu bicara pada dirinya sendiri di depan jendela kereta dan selalu merasa dirinya tidak pantas untuk siapa pun. Zhafira Aneskha namanya, si gadis pemberani yang memutuskan pindah ke daerah asalnya setelah kejadian yang menimpa dia dan keluarganya. Hidupnya kian rumit dengan hadirnya kembali Satria, teman masa kecilnya yang sudah belasan tahun menghilang ditelan bumi. Sedangkan Panji, dia seorang pria dewasa yang selalu siap siaga disisi Anes dan membuat hidupnya kian lebih berwarna. Dengan dibaluti rasa bimbang, bisakah Anes menemukan kereta terakhirnya? *** Start : 15 Januari 2022 Finish : #nubarpertamaeue #beranibarengeue
Todos os Direitos Reservados
#9
train
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Good Doctor
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Aldeva
  • Hei, Araya! [End]
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • REPEAT STORY || [On Going+Revisi]™
  • Choose A Way Of Life (END)
  • ANTARES
  • Look at Me (END)

Lara dan emosi telah terkubur dalam. Meninggalkan kenyataan akan kedudukan, keluarga dan kenangan. Dia telah melihat bagaimana kehidupan dulu, meski sementara lalu kembali terhapus setelah bangun kembali. "Setidaknya aku akan berusaha bahagia lagi. Meski mungkin sulit." Bibirnya tersungging meski tak mendapatkan emosi dari ingatan terdahulu. "Terimakasih Dion dan Arsena. Kapal layar telah sampai di tujuan, kini giliran kapalku yang berlayar di semesta luas ini." Dipandangnya kedua sosok itu lalu membungkuk memberikan salam terakhir. ... Terbangun dari sisa mimpi, hanya nama samar Arsena yang masih lekat. Ia sedikit takut lupa. Hari masih gelap, jika kembali tidur mungkin akan benar-benar lupa sisa mimpi ini. "Huahh, alat tulis. Mesti harus ada bekas mimpi." Ujarnya usai menguap lebar. Menengok ke kiri dimana nakas berada, namun tak satupun benda untuk menulis berada. Sementara hasrat kembali tidur kian menguasai. Jujur saja bagi buta ini amat dingin hawanya, sehingga ia menyerah terhadap kantuk. Karya ke tiga nih, semoga menghibur 😁 Vote dan kasih komen pliss.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo