Story cover for SELENOPHILE by AuliaLeli
SELENOPHILE
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 15, 2022
Bulan ditengah langit malam ditemani oleh bintang-bintang akan bersinar sangat cantik. Cahayanya yang menerangi kegelapan, menjadi teman Mila setiap malamnya. Memandang bulan ditiap malam, dapat membuat Mila terasa tenang dan nyaman. Tetapi, jika bulan terlihat pada langit yang terang, maka bulan itu hanya terasa biasa dan tidak memancarkan keindahannya.

Bulan ditengah langit yang terang adalah bagaikan hidup Mila. Terlihat tapi tak teranggap. Meskipun tak teranggap, bulan itu tetap berada di langit yang terang hingga menunggu langit malam tiba dan menunjukkan keindahan dari cahayanya itu. Itulah yang ada dipikiran Mila. Ia berpikir bahwa, ia sekarang berada ditempat yang luas, tanpa tahu arah akan kemana, dan tak ada seorang pun yang memedulikannya. Akan tetapi, Mila melupakan bintang-bintang dilangit yang senantiasa menemani bulan meskipun tidak terlihat.

Mila ingin seperti bulan. Selalu ada disetiap keadaan, terlihat atau tak terlihat, dia tetap ada disana. Mungkin saat ini, Mila masih dalam posisi bulan di langit yang terang, namun ia meyakini bahwa ia akan menunggu untuk bersinar di waktu yang tepat. Seperti bulan yang bersinar diwaktu yang tepat, yaitu malam hari.

Kehidupan memang tak seindah drama
Kehidupan pasti penuh dengan tantangan dan rintangan
Namun, sebagai manusia, kita harus bisa menghadapinya
Apapun keadaannya, harus tetap bertahan dan berusaha
Dibalik itu semua, hanya satu orang yang bisa melewati itu semua 
Yaitu, diri kita sendiri
Diri kitalah yang bisa mengatur untuk menciptakan kehidupan yang indah
All Rights Reserved
Sign up to add SELENOPHILE to your library and receive updates
or
#602bulan
Content Guidelines
You may also like
Rumah Sepasang Luka ✓ by _SahabatReza
5 parts Complete
Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+
You may also like
Slide 1 of 10
RAPUH! cover
SELENOPHILIE [END] cover
Candlelight (HIATUS) cover
Violet & Lily cover
Segelap Malam (END) cover
Awan Abu-Abu [END] cover
Dewa Keberuntungan [End] cover
Rumah Sepasang Luka ✓ cover
Halaman Terakhir Untuk Gara [END] cover
Mengulang Waktu cover

RAPUH!

67 parts Complete

"Kaca yang telah retak memang tak bisa disatukan kembali. Sekalipun bisa, wujudnya tak 'kan seutuh dulu. Mudah rapuh, seperti kata maaf pada sebuah penyesalan." Setelah kepergian Papanya, sahabatnya, serta luka yang tak kunjung sembuh, lantas kerapuhan apalagi yang akan Allena rasakan? Saudari kembar, katanya. Padahal nyatanya, kedua gadis tersebut sangat bertolak belakang tentang bahagia yang mereka cari. Sosok pembuat bahagia itu datang. Tanpa ia sadari, sosok tersebut adalah kerapuhan Allena yang sebenarnya. ••• S E L A M A T M E N A N G I S ❗