We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TOXIC
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 15, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Menurut lo dia bisa kena depresi nggak si?" "Itu bisa aja terjadi, tapi gue harap enggak". "Dia keliatan baik-baik aja. Malah cendrung banyak ketawanya" "Justru yang kayak gitu yang perlu dipertanyakan Ra. Semakin dia kelihatan baik baik aja disaat masalah besar nimpa dia, semakin pula hati dia mati rasa sedangkan otak dia berperang dengan batinnya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • ARGALAND
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Paradise
  • Memories in Moon
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Noda dalam Cinta
  • Perfect [Na Jaemin] [βœ”οΈ]

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines