Sang Penggemar Luka

Sang Penggemar Luka

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
WpInfo
Non-Fiction
semua berawal saya sudah mulai beranjak dewasa awalnya hidup saya berjalan dengan baik saya menjalaninya layaknya manusia normal yang tidur tepat waktu makan tiga kali sehari tertawa tanpa merasa punya beban main sepuasnya dll.semua terasa menyenangkan namun seiring berjalannya waktu perlahan lahan saya sedikit sadar bahwa yang saya lakukan itu bukan selayaknya manusia normal yang melakukan apa saja dengan bahagia saya sadar apapun yang saya lakukan itu hanya untuk menutupi luka dalam diri saya semakin hari saya semakin menutupinya tanpa menyisahkan cela untuk org lain melihat diri saya yang sedang hancur. Akankah semua ini saya bisa disembuhkan mentalnya? Selayaknya orang lain yang tertawa lepas tanpa ada yang harus disembunyikan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja yang mendung
  • My Ex
  • Luka Yang Kucintai
  • Married By Accident
  • Archetypal [Terbit]
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  •  I Love You, Goodbye.
  • I'am Not A Virgin

☘️☘️☘️ Perbedaan pendapat dengan orang tua adalah suatu hal yang wajar, karena tidak selamanya anak dan orang tua itu sejalan. Akan tetapi bagaimana kah dengan mental anak itu sendiri ketika dia dituntut dengan suatu keharusan, harus bisa dan harus mau menjalani apa yang diinginkan orang tua? Padahal anak itu punya keinginan sendiri, ingin memilih jalannya sendiri ... Jadi??? Simak kelanjutan cerita ini . I don't know what I'm doing right or wrong. but I only know one thing for sure, that making everyone happy and hurting yourself is not a good thing. . . . . Aku tau aku salah, tapi apakah semua kesalahan kesalahan semua ini ditimbulkan oleh aku saja? Apa hanya aku yang menanggung dosa ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines