We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sang Penggemar Luka

Sang Penggemar Luka

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 4, 2022
WpInfo
Non-Fiction
semua berawal saya sudah mulai beranjak dewasa awalnya hidup saya berjalan dengan baik saya menjalaninya layaknya manusia normal yang tidur tepat waktu makan tiga kali sehari tertawa tanpa merasa punya beban main sepuasnya dll.semua terasa menyenangkan namun seiring berjalannya waktu perlahan lahan saya sedikit sadar bahwa yang saya lakukan itu bukan selayaknya manusia normal yang melakukan apa saja dengan bahagia saya sadar apapun yang saya lakukan itu hanya untuk menutupi luka dalam diri saya semakin hari saya semakin menutupinya tanpa menyisahkan cela untuk org lain melihat diri saya yang sedang hancur. Akankah semua ini saya bisa disembuhkan mentalnya? Selayaknya orang lain yang tertawa lepas tanpa ada yang harus disembunyikan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • Di Balik Nama Zella
  • BINA
  • Slow Days (FIN)
  • Jovandra
  • I'am Not A Virgin
  • My Ex
  • Archetypal [Terbit]

Aku hanyalah seorang mahasiswa biasa yang bisa ditemukan dimana-mana. Mungkin dengan sedikit kemampuan di atas rata-rata, tapi hanya itu saja, tidak ada hal yang terlalu istimewa. Akan tetapi, di tengah menjalani rutinitas sehari - hari yang aku jalani seperti biasanya, sebuah kejadian membuat kesadaranku hilang dan terbangun di dalam tubuh orang lain yang sama sekali tidak ku kenal. Aku harus menjalani hidupku sebagai orang itu, dimana aku harus menyesuaikan diri dengan keluarga baru, kehidupan baru, teman baru. Jatuh cinta? Mungkin itu bisa terjadi, mengingat aku hanyalah manusia biasa yang memiliki perasaan normal. Tapi bagaimana kalau aku jatuh cinta ketika aku tidak berada di tubuhku sendiri? "My Live Turned Upside Down because I got time leaped and turned to be somebody else." "Kehidupanku menjadi jungkir balik karena mengalami lompatan waktu dan manjadi orang lain."

More details
WpActionLinkContent Guidelines