"Aku tinggal di sana. Unit nomor 312."
Laki-laki yang memperkenalkan diri sebagai Ibel menunjuk unit kamar yang tepat berada di sebelah kamar Maura. Mereka bertetangga. Tanpa menjelaskan nama lengkap, tanpa mengatakan berapa umurnya, ia berkata akan sering menghampiri Maura untuk basket bersama.
Kehadiran Ibel yang tidak terduga, yang tanpa pernah Maura perhitungkan sebelumnya, perlahan menggoyahkan keyakinannya: percaya orang lain ternyata tidak begitu buruk.
Setelah mendapatkan gelar sarjananya Sophia memilih untuk kembali ke kampung halaman. Putri bontot dari pasangan Bara dan Rengganis itu, masih bingung mencari pekerjaan di Jakarta atau di desa saja. Apalagi ia masih belum move on dari mantan pacarnya semasa SMA. Sang mantan yang sudah lama tidak ditemuinya, semakin manis dan dewasa saja. Membuatnya semakin gagal move on.
Namun, tiba tiba saja datang satu sosok pria yang tidak pernah Phia kira akan membuat jantungnya berdetak kencang. Apalagi hanya karena interaksi interaksi kecil. Siapa yang sebenarnya ia cintai? Sang mantan kah? Atau pria baru yang berhasil memporak-porandakan perasaannya?