Tentang Rasa dan Waktu

Tentang Rasa dan Waktu

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 21, 2022
"Rasa datang terlalu cepat di Waktu yang belum tepat" Untuk apa di ungkapkan kalau pada akhirnya kita tak mampu untuk bersama. Untuk apa ada, kalau hanya untuk sementara? Untuk apa ada pertemuan, kalau pada akhirnya jalannya berbeda? Untuk apa? Bahkan dalam perihal temu, masih terasa sulit untuk kita. Lalu untuk apa lagi aku disini? Untuk apa lagi aku bertahan sejauh ini? Semesta belum berpihak, dan kita tampaknya sudah saling cukup untuk menyerah Sekali lagi, untuk apa ada kita? Buku ini berisikan cerita dan puisi tentang Rasa dan Waktu @kotaktulisan 16.01.2022
All Rights Reserved
#42
dan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • CLARA
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • When A Feel Comeback
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Jejak

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines