Violet Garden
  • Reads 3,985
  • Votes 476
  • Parts 25
  • Reads 3,985
  • Votes 476
  • Parts 25
Ongoing, First published Jan 16, 2022
Fanfiction || Draco Malfoy


Wanita itu adalah wanita yang diberkati oleh Tuhan. Gadis yang mempunyai paras tak manusiawi, kepintaran yang tidak dimiliki semua orang, dan penglihatan masa depan. Semua itu ada didalam dirinya, lantas mengapa dirinya merasa tidak puas dengan semua anugerah itu?

Ia belajar apa arti dari hidup, selain memiliki semua kemampuan dan kecantikan tak terhingga. Hidupnya yang penuh ambisi dan misteri. Tidak peduli keluarga, ataupun teman semua orang dapat ia korbankan.

Ia tidak ingin mengulang kembali....


Tahun kesatu-tahun ke lima














Semua karakter adalah milik J.K. Rowling, saya sebagai pembuat fiksi penggemar ini hanya menambahkan beberapa karakter.




Starts: 17 Januari 2022
End: 17 Juli 2022
All Rights Reserved
Sign up to add Violet Garden to your library and receive updates
or
#51ronweasly
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
Stars Behind the Darkness 2 cover
THE BOSS BABY cover
Duke's Grip cover
Choose Family  cover
Kesayangan Bunda cover
After Graduation cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
BABY CHANIE cover
OUR SECRET (SKYNANI X PONDPHUWIN)  cover

Dosa Ku

1 part Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.