Sendu
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue sama lo beda dan gue capek di banding-bandingin sama lo kak." -Alvano Mahardika "Itu juga bukan keinginan gue, lo tau gue capek di unggulin terus." -Arkansa Mahardika Alvano dan Arkansa, mereka kembar. Namum, mereka tidak diperlakukan secara adil. Ayahnya hanya mementingkan Arkansa, Arkansa, dan Arkansa. Ayahnya juga selalu membanding-bandingkan Alvano dengan Arkansa.Karena Itulah yang membuat hubungan kedua saudara ini renggang. "Sakit, sakit hati Vano kak." Alvano meremas dadanya. Air mata menetes di pipinya, sudah tidak bisa dibendung lagi. "Nggak cuma lo, gue capek juga. Gue mau deket sama adek gue. Tapi kenapa Ayah ngelarang. Itu nggak adil bagi gue." ungkap Arkansa. Arkansa mendekati Alvano, lalu dia memeluk Alvano. Air mata Arkansa pun juga menetes di pundak Alvano. ~~~~~~~~~~~~~~~×~~~~~~~~~~~~~~ Selamat membaca kisah mereka Hanya FIKSI Real 100% mikir sendiri Jadi jangan Plagiat oke "Jika ingin sukses, maka jangan plagiat." Follow sebelum membaca. Terimakasih.
All Rights Reserved
#28
alvano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Invisible ✔
  • DeKaNa (END)
  • Gone(✔)🔚
  • My Home [Hujan Series]
  • RAPUH!
  • Devon [END]
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  •  ANATHA

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines