Jubah Biru

Jubah Biru

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Biru telah tinggal dalam pengasingan selama 16 tahun, dan tahun ini Biru akan berusia 17 tahun. Setelah kematian ayah ibunya, Biru telah dirawat oleh pamannya yang cerewet. Tahun ini Paman Biru, Prana, membawa Biru keluar dari kehidupan pengasingan. Melihat dunia baru yang luas dan keji, Biru mendapat perhatian dari seorang pemuda. Tubuhnya tampak kokoh dan kuat dibawah berat busur hitam yang panjang. Pemanah ini, adalah Gading, pemuda buta rasa yang mengejar jubah kelabu Biru. Semua berawal dari sasaran panah yang salah, yang menarik minat hati pada pemuda ramping tinggi yang malang itu. "tidak, aku.. aku tidak bisa memanah..." "lihat dirimu, merendahkan diri sendiri untuk menjadi sombong, apa kau takut?" "Itu, hanya kebetulan. Aku bersumpah!" "Ahhhh!! Kenapa kutu ini terus menempeliku?! Tidak adakah sesuatu yang lebih baik yang bisa kau minati?!" "Lihat tubuh ini... Ah,,, sial!"
All Rights Reserved
#17
prana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jingga di Langit Biru
  • Personality
  • Sangkar si Biru [On Going]
  • BUCIN MAS ARSITEK [ SUDAH TERBIT ]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • BIRU
  • Biru's World [Revisi]
  • Biru Rasendriya ✓
  • Anka : Sinner

Sequel "Branched Love" "Tolong jaga Nila." -Dion- "Ini semua salahku Kas, kalau aja aku gak lalai jaga Biru, mungkin kak Dion masih hidup." -Andin- "Semua udah terjadi Din, kita gak bisa mengubah takdir. Yang terpenting sekarang, kita jaga Nila, seperti kita menjaga Biru." -Angkasa- ~~~ Nilla dan Jingga, saudara kembar yang terpisah. Jingga hidup dipenuhi rasa benci dan dendam. Dia ingin menghancurkan wanita yang merebut ayah dan saudari kembarnya. Takdir membawanya bertemu Biru, lelaki dingin bermanik coklat terang yang meruntuhkan semua pertahanannya. "Kamu membuatku lupa Ru, cinta selalu menyelipkan luka. Bersamamu, yang ku tau hanya bahagia." -Jingga Annarestia Adiwangsa- "Aku pikir, cinta itu hanya bualan. Sampai aku bertemu sosok keras kepala sepertimu, Jingga." -Langit Biru Natanegara- Ketika cinta mendekatkan mereka, ketika Jingga hampir lupa dengan dendam masa lalunya. Terkuat satu fakta besar yang membuatnya dilema. Cinta, atau melanjutkan dendam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines