We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mengekang Rasa

Mengekang Rasa

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 18, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta Hanya dia yang mampu memporak porandakan hidup manusia Kadang kala dapat melahirkan kebahagiaan dan air mata di waktu yang sama Tak ayal semua umat membanggakan diri karena keberadaannya Ada yang membual demi mendapatkan cinta, ada pula yang menangis untuk melepasnya Katanya "Kupinang kau dengan Bismillah" Kemudian kutinggal kau sebab tidak ada lagi rasa Ironis memang, definisi cinta berubah menjadi rasa suka sementara Menjadi lupa akan hukum karma yang sungguh nyata Instagram @bluegirl9611 Salam hangat dari penulis amatiran B L U E _ G I R L Belajar menjaga lisan maupun tulisan, cukup ingatkan jika penulis banyak kekurangan, tak perlu menghujat apalagi merendahkan. Peluk jauh dari seberang untuk kalian. Semoga kalian selalu dalam lindungan Tuhan. 🤍
All Rights Reserved
#2
truefriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Sartha
  • LUMIÈRE | [JAESAHI]
  • The Rain [SoonHoon]
  • RASA
  • Terjebak Rasa
  • One More Chance [HoonSoon]
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • The Devil's Love

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines