OZEAN (ON GOING)

OZEAN (ON GOING)

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2022
"Oze, seberapa suka lo dengan laut?" Tanya Nadira dengan raut wajah yang sangat penasaran. "Hahaha.. Sama dengan namaku, laut sudah jadi bagian dari hidupku." Sambil mengelus pelan kepala Nadira, Ozean tersenyum. Tentang dia yang terlalu baik Tentang segala rasa yang hadirnya tidak dengan waktu yang tepat Tentang banyaknya hal yang terlambat dilakukan Tentang bagaimana hari itu bisa terulang kembali. Xoxo, @zkyuaree
All Rights Reserved
#319
nadira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Love Affair
  • Possesive Playboy
  • Supporting Character [Tidak Dilanjutkan]
  • Transmigrasi: Love Punch
  • SINAR LAUTAN
  • Collide
  • STOPain

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines