POSSESSIVE UNCLE 2 ( BE MINE, UNCLE)

POSSESSIVE UNCLE 2 ( BE MINE, UNCLE)

  • WpView
    Reads 840
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ciuman itu benar benar terasa panas di bibir kylie. Rasanya begitu dahsyat menjalar keseluruh syaraf tubuhnya yang juga ikut memanas. Bibir panas zhio mulai turun, perlahan menyusuri jenjangnya leher kylie hingga kearah yang lebih sensitif. Kylie benar benar dilema, rasanya ingin sekali untuk mendekap kepala zhio dengan sangat erat, ingin sekali mencurahkan hasratnya pada zhio yang sudah lama tak disentuh. "Ba by.." Kylie menemukan keberaniannya untuk memanggil zhio, ketika pria itu melepaskan lumatannya yang sedaritadi sudah membuat niple nya semakin membusung kedepan. Matanya sudah di penuhi oleh gairah yang menggelora, belum lagi dengan tangannya yang kini tidak tinggal diam. "Have you been fucked before?" Perkataan zhio memang membuat kylie terkejut, namun ada yang lebih mengejutkan lagi, selain jemarinya yang sudah menyingkapkan rok kylie dengan mudah, dan bermain di area intim yang selama ini selalu ia bayangkan akan seperti ini lagi. Lidahnya kelu, tidak bisa menjawab pertanyaan zhio. Namun berbeda dengan hatinya yang kini sudah mulai berkecamuk. 'damn you, even I have given birth to your child. Zhio..' "Apakah ada yang pernah memasuki mu?" Pertanyaan sarkas dari zhio membuat tubuh kylie mendidih. Ingin rasanya ia mendorong tubuh maskulin ini, meninju dada bidang itu dengan tangan mungilnya. Namun, niat itu ia urungkan. Bibirnya tersenyum simpul pada zhio yang masih mempertahankan posisinya. Menikmati sentuhan yang selalu di berikan zhio akhir akhir ini adalah sebuah anugrah dari tuhan, ya walaupun keintiman itu tidak sampai pada titik one night stand. "Tentu.." lirih kylie sembari mendorong tubuh zhio agar bisa turun dari atasnya. Ia bangun, segera merapihkan pakaiannya yang sudah dibuat kusut. Baru saja langkahnya akan meninggalkan ruangan zhio, namun sebuah tangan menghentikannya. Kylie berbalik menoleh kearah zhio yang sarat ingin mengucapkan sesuatu. "I need you, and I have to.."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
  • syanin
  • Squirt JOB.
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Single Moms (End)
  • TIC TOC [√ COMPLETED]
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Queen
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

18+ ONLY Sequel of "THE DAMN DEMIGOD" This is an Action - Romance story with Mature content Be WISE reader - bijaklah dalam memilih bacaan ======================================= "Kamu tidak boleh pergi." Itu hal konyol! Aku masih terdiam menatap wajahnya yang sialnya selalu terlihat tampan dalam keadaan apa pun. See, bahkan sekarang tidak ada apa pun yang menutup tubuh atasnya tidak mengurangi ketampanannya sedikit pun. Oh, no, mungkin itu masalahnya yang membuatku berkali-kali hilang fokus hanya karena melihat dada bidang dengan kulit liatnya. Six-pack? Sudah pasti! Tidak hanya itu, lebih ke bawah lagi, ya, V shape di bagian pangkal perut. Begitu menggoda terlihat seperti sexy super model di luar sana. Senyum tipis terlihat jelas sekarang yang membuatnya semakin terlihat tampan. D*mn! "I should go." "You still owe me." Seperti tidak peduli, aku meninggalkanya dan detik selanjutnya dia menarikku begitu saja hingga dadaku begitu rapat dengan dadanya juga tangan besarnya sudah melingkar sempurna di pinggangku. "What?" ucapku pelan. "The deal, remember?" Oh, no. Aku berusaha melupakan hal itu, namun sepertinya tidak baginya. "What?" "Sesuatu yang kamu janjikan." "What?" ucapku lagi dengan suara yang semakin pelan. Takut dia akan meminta hal itu. "Your virginity," bisiknya tepat di telingaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines