Dia Memilihmu

Dia Memilihmu

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Sel, Jan 18, 2022
"Makanya, kalo nyebrang itu lihat-lihat dong. Mentang-mentang masih muda bisa lari-lari seenaknya di jalanan." Si pengendara motor itu tak ada niatan sedikit pun untuk meminta maaf kepadanya. Pria berkulit kecoklatan itu langsung meninggalkannya di tengah jalan, takut ia akan disalahkan atas insiden itu. Kerumunan itu membubarkan diri, walaupun dengan terpincang-pincang gadis ini melanjutkan perjalanannya menuju sebuah rumah sakit. Tiba-tiba ada yang menepuk bahu kanannya. Ia menengok dan mendapati seseorang dengan jaket hitam dan helm berlogokan naga putih di sisi kanannya. Ia menyodorkan bungkusan hitam kepada gadis itu, lalu bergegas pergi. Gadis itu keheranan dengan apa yang baru saja ia terima, mulanya ia memasang tampang curiga. Setelahnya orang itu pergi tanpa pamit ia berjalan tergesa menuju motornya yang terparkir di pinggir jalan. Ada apa dengan dirinya? Wajahnya terasa menghangat ia rasa pipinya memerah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • His Gorgeous Wife
  • Say Bye
  • β€’ D I V I N E__ D E C R E E, FA T E β€’
  • Komposisi Cinta (END)
  •  CHIKA IS MINE
  • gadis boneka? (END)
  • The Bridge Between Me and You [End] Jilid 1
  • My Girl ( END )  Kookv Gs

Ternyata hal-hal yang orang bicarakan soal kehidupan orang dewasa itu memang benar adanya setelah Nada mengalaminya sendiri. Kehidupan percintaan orang dewasa ternyata tidak sesederhana itu. Dia kira pacaran itu sudah pasti satu agama. Kalau bukan ketemu berondong, ya suami orang. Hari ini kencan sayang-sayangan, lalu besoknya asing menyapa. Laki-laki dengan full effortnya di awal pun tidak menjamin dia serius. Giliran dia serius, tuhan kami tak sama. "Dunia terlalu bercanda. I'm such a lover girl," Nada mendesah panjang. Menyudahi tangisnya yang lima menit lalu mengucur deras bak air terjun. "But that's okay, I'll forever be a lover girl. Nothing can't change it. I've cried oceans and I'm still here with so much love." "The next man will get a better version of me. I promise." ucapnya penuh tekad pada diri sendiri setelah bertemu banyak plot twist di persimpangan jalan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan