Dia Memilihmu

Dia Memilihmu

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 18, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Makanya, kalo nyebrang itu lihat-lihat dong. Mentang-mentang masih muda bisa lari-lari seenaknya di jalanan." Si pengendara motor itu tak ada niatan sedikit pun untuk meminta maaf kepadanya. Pria berkulit kecoklatan itu langsung meninggalkannya di tengah jalan, takut ia akan disalahkan atas insiden itu. Kerumunan itu membubarkan diri, walaupun dengan terpincang-pincang gadis ini melanjutkan perjalanannya menuju sebuah rumah sakit. Tiba-tiba ada yang menepuk bahu kanannya. Ia menengok dan mendapati seseorang dengan jaket hitam dan helm berlogokan naga putih di sisi kanannya. Ia menyodorkan bungkusan hitam kepada gadis itu, lalu bergegas pergi. Gadis itu keheranan dengan apa yang baru saja ia terima, mulanya ia memasang tampang curiga. Setelahnya orang itu pergi tanpa pamit ia berjalan tergesa menuju motornya yang terparkir di pinggir jalan. Ada apa dengan dirinya? Wajahnya terasa menghangat ia rasa pipinya memerah.
All Rights Reserved
#973
enemy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • #5 Reasons Why I Love You - END
  • Pernikahan yang Dijodohkan
  • Oddly Coupley (Complete)
  • gadis boneka? (END)
  • Di Atas Kasta
  • 4Ø4: not found.
  • Nearby Relations
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines